21 March 2026

Get In Touch

Satu Pemudik Tewas dalam Kecelakaan Truk Sapi di Nagreg

Petugas kepolisian Ops ketupat Polda Jawa Barat saat melakukan evakuasi truk sapi yang terlibat kecelakaan di Cikaledong, Nagreg, Jawa Barat (Ant)
Petugas kepolisian Ops ketupat Polda Jawa Barat saat melakukan evakuasi truk sapi yang terlibat kecelakaan di Cikaledong, Nagreg, Jawa Barat (Ant)

BANDUNG (Lentera) -Petugas kepolisian Ops ketupat Polda Jawa Barat menyebut satu orang pemudik asal Ciamis meninggal dunia dalam kecelakaan lalu lintas yang melibatkan truk pengangkut sapi di jalur Nagreg, Kabupaten Bandung.

Kasubdit Rekayasa Ops Ketupat Polda Jabar AKBP Eti Haryati di Bandung, Rabu (18/3/2026) mengatakan kecelakaan tersebut terjadi pada pagi hari dan mengakibatkan satu korban jiwa.

“Dalam kejadian ini satu orang pemudik asal Ciamis meninggal dunia akibat kecelakaan truk pengangkut sapi di jalur Nagreg,” katanya.

Dirinya menjelaskan bahwa penyebab kecelakaan terjadi akibat kendaraan mengalami gangguan pada sistem rem sehingga oleng ke kiri lajur dan menabrak pengendara motor sebelum terguling.

“Sekitar pukul 05.00 WIB waktu kecelakaan, satu unit kendaraan pengangkut sapi mengalami masalah pada rem sehingga oleng ke kiri, dan terguling,” ujarnya.

Selain korban jiwa, kecelakaan tersebut juga mengakibatkan beberapa pengendara luka dan dua muatan sapi yang dibawa mati di lokasi kejadian.

“Proses evakuasi sempat menyebabkan arus lalu lintas tersendat, terutama saat petugas mengevakuasi delapan sapi yang masih hidup,” katanya.

Namun, kondisi lalu lintas dari arah timur menuju barat saat ini berangsur kembali lancar meski sebelumnya terjadi antrean kendaraan.

Eti menambahkan pihaknya masih melakukan evakuasi kendaraan pengangkut yang selanjutnya akan diamankan di pos terdekat guna menghindari hambatan lanjutan selama arus mudik.

“Untuk mengurai kepadatan, kami melakukan pengaturan lalu lintas secara situasional termasuk penerapan one way di titik-titik tertentu,” ujarnya.

Terkait pengaturan arus, ia menyebutkan sistem satu arah (one way) telah diberlakukan di jalur utama, sementara untuk jalur selatan diterapkan secara situasional menyesuaikan volume kendaraan.

Ia mengimbau kepada para pemudik agar tetap mematuhi aturan lalu lintas, meningkatkan kewaspadaan, serta mengutamakan keselamatan selama perjalanan agar dapat tiba di tujuan dengan selamat.

Mengutip Antara, lalu lintas sempat tersendat saat proses evakuasi truk berlangsung pada pukul 08.30 WIB dari turunan Nagreg hingga persimpangan Cikaledong dan kembali lancar sekitar pukul 09.00 WIB dengan sistem satu arah (*)

Editor: Arifin BH

Share:
Lenterajogja.com.
Lenterajogja.com.