18 August 2026

Get In Touch

Dapil I DPRD Palangka Raya Minta Pengelola Sekolah Rakyat Jaga Program dan Kepercayaan Pemerintah

Anggota DPRD Dapil I reses di Sekolah Rakyat Kecamatan Bukit Batu (sumber : borneonews)
Anggota DPRD Dapil I reses di Sekolah Rakyat Kecamatan Bukit Batu (sumber : borneonews)

PALANGKA RAYA (Lentera) - Pada kegiatan reses beberapa waktu lalu, Anggota DPRD Palangka Raya Dapil I, meminta seluruh tenaga pendidik dan pengelola Sekolah Rakyat untuk menjaga marwah Presiden Prabowo Subianto sebagai penggagas program tersebut.

Pesan ini disampaikan oleh juru bicara Anggota Dapil I DPRD Palangka Raya, Khemal Nasery, saat melaksanakan reses di Sekolah Rakyat Kecamatan Bukit Batu. Pihaknya menilai Sekolah Rakyat merupakan program afirmatif yang membawa harapan besar bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera, sehingga pelaksanaannya harus dijaga dengan penuh tanggung jawab.

"Kita harus menjaga marwah Presiden Prabowo Subianto sebagai penggagas Sekolah Rakyat, jangan sampai ada tindakan atau perilaku oknum yang mencoreng tujuan mulia program ini," papar Khemal, Selasa (18/8/2026).

Secara khusus ia meminta tenaga pendidik dan pengelola memastikan keselamatan serta perlindungan anak menjadi prioritas, terlebih peserta didik mengikuti sistem pendidikan berbasis asrama.

Khemal mengingatkan agar tidak ada kekerasan maupun tindakan yang mengarah pada pelecehan seksual terhadap peserta didik. 

Ia menegaskan, lingkungan Sekolah Rakyat harus menjadi ruang yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang anak.

"Anak-anak dititipkan di Sekolah Rakyat untuk mendapatkan pendidikan dan masa depan yang lebih baik, jangan sampai kepercayaan orang tua dan pemerintah disalahgunakan," tegasnya.

Pihaknya juga meminta agar pengawasan internal diperkuat, termasuk terhadap aktivitas peserta didik di lingkungan asrama. Setiap tenaga pendidik maupun pengasuh harus memahami batas interaksi dan prinsip perlindungan anak.

Khemal berpendapat, keberhasilan Sekolah Rakyat tidak hanya ditentukan oleh fasilitas dan capaian pendidikan, tetapi juga oleh integritas para pengelolanya.

"Jagalah nama baik program dan kepercayaan pemerintah, kepentingan anak-anak menjadi prioritas, jangan sampai ada satu pun siswa yang merasa tidak aman di Sekolah Rakyat," tutupnya.

Reporter: Novita|Editor: Arifin BH

Share:
Lenterajogja.com.
Lenterajogja.com.