04 July 2026

Get In Touch

TNI Ungkap Pilot AMA Air Diduga Tewas Ditembak OPM di Papua Pegunungan

Operasi khusus Koops TNI Habema mengevakuasi jenazah pilot PT AMA Air di Bandara Ipdeheik, Kampung Balinggama, Distrik Sobaham, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Kamis (2/7/2026). (foto:ist/CNN Indonesia/dok.Koops Habema)
Operasi khusus Koops TNI Habema mengevakuasi jenazah pilot PT AMA Air di Bandara Ipdeheik, Kampung Balinggama, Distrik Sobaham, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Kamis (2/7/2026). (foto:ist/CNN Indonesia/dok.Koops Habema)

JAKARTA (Lentera) - Pilot pesawat PT AMA Air PK-RCY, Nicholas F. Goselin diduga menjadi korban penembakan anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Bandara Ipdeheik, Kampung Balinggama, Distrik Sobaham, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Kamis (2/7/2026).

"(Korban penembakan) OPM," kata Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna saat dikonfirmasi mengutip CNN Indonesia, Jumat (3/7/2026).

Selain itu, OPM juga membakar pesawat yang dibawa Nicholas. Koops TNI Habema kini telah berhasil, mengevakuasi jenazah pilot asal Amerika Serikat itu.

TNI menggelar Operasi Khusus Perebutan Cepat untuk menguasai dan mengamankan lapangan terbang sebagai titik masuk bantuan, sekaligus melaksanakan Search and Rescue (SAR) Taktis untuk mengevakuasi korban dan menjamin keselamatan masyarakat di sekitar lokasi.

Operasi melibatkan 10 personel Koops TNI Habema, dengan dukungan dua helikopter Caracal. Operasi dilaksanakan secara cepat, terukur, dan terkoordinasi karena medan pegunungan yang memiliki tingkat kesulitan tinggi.

Wakil Panglima Koops TNI Habema, Brigjen Riyanto menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya pilot PT AMA Air, sekaligus menegaskan komitmen Koops TNI Habema dalam menjaga keamanan wilayah.

"Kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga almarhum. Prioritas kami adalah menyelamatkan korban, mengamankan lokasi, melindungi masyarakat, serta mendukung proses penegakan hukum terhadap para pelaku," kata Riyanto dalam keterangan tertulis.

 

 

Editor: Arief Sukaputra

 

Share:
Lenterajogja.com.
Lenterajogja.com.