15 February 2026

Get In Touch

Banjir Jember Meluas Hingga 23 Desa di 10 Kecamatan

Tim relawan Baret Resue mengevakuasi warga yang terdampak banjir di Kabupaten Jember, Jawa Timur, Kamis (12/2/2026) -Ant
Tim relawan Baret Resue mengevakuasi warga yang terdampak banjir di Kabupaten Jember, Jawa Timur, Kamis (12/2/2026) -Ant

JEMBER (Lentera) -Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember, Jawa Timur mencatat banjir meluas hingga 23 desa yang tersebar di 10 kecamatan di kabupaten setempat berdasarkan data terbaru dari Pusat Pengendali dan Operasional (Pusdalops).

"Dari delapan menjadi 10 kecamatan yang dilanda banjir hasil asesmen dari Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Jember yang tersebar di 23 desa, namun alhamdulillah banjir kini sudah surut," kata Kepala BPBD Jember Edi Budi Susilo di Jember, Sabtu (14/2/2026).

Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Jember pada Kamis (12/2) sore hingga Jumat (13/2) menyebabkan debit air meningkat hingga meluap ke pemukiman warga di 10 kecamatan, yakni Kecamatan Panti, Sukorambi, Rambipuji, Kalisat, Kaliwates, Bangsalsari, Ajung, Balung, Wuluhan dan Puger.

"Jumlah warga yang terdampak banjir mencapai 7.445 kepala keluarga (KK) dengan jumlah terbanyak di Kecamatan Rambipuji sebanyak 3.774 KK," tuturnya.

Dari jumlah tersebut tercatat kelompok rentan, yakni balita sebanyak 74 jiwa, lansia sebanyak 82 jiwa, disabilitas sebanyak 4 jiwa dan pengungsi sebanyak 557 jiwa.

Satu korban meninggal dunia atas nama Siti Nurfadila (55) karena tersengat listrik ketika korban membersihkan rumahnya saat terjadi banjir di Desa Kaliwining, Kecamatan Rambipuji pada Kamis (12/2/2026) malam.

Kemudian, untuk infrastruktur terdampak banjir, yakni sebanyak 11 rumah rusak ringan, tiga jembatan ambruk, satu pondok pesantren terendam, satu masjid ambruk, satu balai desa terendam, satu sekolah taman kanak-kanak (TK) dan sekolah dasar (SD) terendam, dan satu Taman Pendidikan Al Quran (TPQ) terendam, serta 12 speedboat terbawa arus banjir.

"Saat banjir menerjang, warga juga sempat mengungsi, yakni mencapai 557 jiwa yang tersebar di beberapa lokasi, namun hari ini semua warga sudah kembali ke rumah masing-masing untuk membersihkan rumahnya pascabanjir," katanya, mengutip Antara.

BPBD Jember bersama sejumlah perangkat daerah terkait juga sudah melakukan penanganan banjir dan menyalurkan bantuan logistik kepada warga yang terdampak banjir di 10 kecamatan tersebut.

Edi mengimbau warga Jember tetap waspada terhadap cuaca ekstrem karena rilis dari Badan Meteorologi, Kilmatologi dan Geofisika menyebutkan bahwa cuaca ekstrem masih akan berlanjut hingga 20 Februari 2026 (*)

Editor: Arifin BH

Share:
Lenterajogja.com.
Lenterajogja.com.