08 October 2026

Get In Touch

Bupati Mas Ipin Resmikan Rumah Inspirasi di Bendungan Trenggalek, Jadi Ruang Belajar Warga

Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin bersama jajaran CT ARSA Foundation dan AirNav Indonesia saat meninjau Rumah Inspirasi di Desa Sumurup, Kecamatan Bendungan.
Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin bersama jajaran CT ARSA Foundation dan AirNav Indonesia saat meninjau Rumah Inspirasi di Desa Sumurup, Kecamatan Bendungan.

TRENGGALEK (Lentera) – Sebuah ruang belajar dan pemberdayaan masyarakat hadir di Desa Sumurup, Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek. Rumah Inspirasi Trenggalek SPS/PAUD Al Huda di RT 26 RW 08 tersebut resmi digunakan setelah diresmikan Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin, Selasa (6/10/2026).

Rumah Inspirasi ini merupakan hasil kolaborasi CT ARSA Foundation, bagian dari Grup Transmedia-CT Corp, bersama AirNav Indonesia. Fasilitas tersebut diharapkan tidak hanya menjadi tempat berlangsungnya pendidikan anak, tetapi juga dapat dimanfaatkan masyarakat untuk berbagai kegiatan pendidikan formal maupun nonformal.

Bagi CT ARSA Foundation, Rumah Inspirasi di Trenggalek menjadi pembangunan Rumah Inspirasi ke-11. Program tersebut merupakan bagian dari upaya yayasan dalam memperluas akses pendidikan dan kesehatan sebagai salah satu cara untuk memutus mata rantai kemiskinan.

Penasehat CT ARSA Foundation Prof. M. Nuh mengatakan, keberadaan Rumah Inspirasi tidak sekadar menghadirkan sebuah bangunan, tetapi membuka akses bagi masyarakat untuk memperoleh ruang belajar yang lebih luas.

"Pertama saya ingin berterima kasih kepada Bupati Trenggalek dan AirNav yang telah berkolaborasi mewujudkan Rumah Inspirasi di Trenggalek ini," ujar mantan Menteri Pendidikan tersebut.

Menurutnya, fasilitas tersebut dapat menjadi titik berkumpul anak-anak untuk belajar, baik pada pagi maupun sore hari. Selain pendidikan formal, kegiatan nonformal juga diharapkan dapat berkembang melalui pendampingan guru dan berbagai aktivitas pembelajaran.

Ia menilai pendidikan yang dapat diakses masyarakat merupakan salah satu modal penting dalam menyiapkan masa depan generasi muda.

"Yang paling utama adalah memberikan akses pendidikan formal maupun nonformal. Harapannya adik-adik kita bisa berkumpul di sini, belajar, mendapatkan pemanduan dari guru dan siswa, karena pendidikan yang diakses masyarakat adalah modal masa depan bagi anak-anak kita," jelasnya.

Prof. M. Nuh menambahkan, konsep utama Rumah Inspirasi adalah menghadirkan inspirasi bagi anak-anak agar memiliki pandangan yang lebih luas mengenai masa depan.

"Kuncinya inspiring, karena inspirasi itu yang membuka cakrawala, dari yang tadinya tidak mungkin menjadi mungkin. Meskipun rumah ini kelihatannya sederhana, kalau di sini penuh keberkahan, anak-anak kita bisa mendapatkan inspirasi bagaimana meraih kesuksesan," katanya.

Sementara itu, Direktur Keuangan AirNav Indonesia Oscar Syahbana mengatakan, Rumah Inspirasi diharapkan dapat menjadi fasilitas yang benar-benar hidup dan memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Sumurup.

Ia menyebut, potensi masyarakat setempat menjadi salah satu alasan penting agar keberadaan fasilitas tersebut tidak berhenti pada fungsi pendidikan anak usia dini saja.

"Tujuan utamanya sudah disampaikan Pak Nuh. Kami menginginkan Rumah Inspirasi ini menjadi wadah bagi masyarakat sekitar, baik untuk pendidikan formal maupun nonformal," kata Oscar.

Menurut dia, saat proses pembukaan, pihaknya melihat besarnya potensi yang dimiliki masyarakat di Desa Sumurup. Karena itu, Rumah Inspirasi diharapkan mampu menjadi ruang yang mendorong masyarakat untuk terus berkembang.

"Kami melihat betapa besarnya potensi masyarakat di Desa Sumurup ini. Mudah-mudahan Rumah Inspirasi ini betul-betul dapat menginspirasi," imbuhnya.

Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan fasilitas tersebut. Ia secara khusus menyoroti nilai sosial dari tanah yang diwakafkan warga untuk mendukung keberadaan Rumah Inspirasi.

"Pertama-tama saya berterima kasih, karena tidak semua harta itu menyelamatkan. Hari ini harta yang diwakafkan oleh wakif, dalam hal ini Ibu Jirah, benar-benar bisa memberikan manfaat bagi masyarakat," ujar Bupati Arifin.

Menurutnya, pemanfaatan aset tersebut tidak hanya memberikan manfaat secara sosial, tetapi juga menjadi bentuk investasi jangka panjang melalui pembangunan sumber daya manusia.

"Ini menjadi investasi tidak hanya di dunia, tetapi juga di akhirat. Investasinya adalah membangun sumber daya insani yang luar biasa yang kelak menjadi sumber inspirasi," lanjutnya.

Bupati yang akrab disapa Mas Ipin itu juga menyampaikan terima kasih kepada AirNav Indonesia dan CT ARSA Foundation yang telah berkontribusi dalam menghadirkan Rumah Inspirasi di Trenggalek.

Pemerintah Kabupaten Trenggalek, kata dia, akan berupaya menjaga amanah tersebut agar fasilitas yang telah dibangun dapat dimanfaatkan secara optimal dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.

"Kepada AirNav dan CT ARSA yang diwakili Prof. Nuh, kami berterima kasih. Kami akan terus menjaga amanah ini agar Rumah Inspirasi bisa termanfaatkan dan nantinya mencetak kader-kader harapan kita bersama, generasi yang memberikan harapan ke depan dan menginspirasi," pungkasnya. (*)

 

Reporter: Herlambang
Editor: Lutfiyu Handi

Share:
Lenterajogja.com.
Lenterajogja.com.