04 October 2026

Get In Touch

Penataan Pasar Tanjung Jember, Sepakat Atur Jam Dagang dan Rekayasa Lalulintas

Bupati Jember Gus Fawait saat konsolidasi penataan pedagang Pasar Tanjung dan kesepakatan jam dagang serta rekayasa lalulintas segera dilaksanakan.
Bupati Jember Gus Fawait saat konsolidasi penataan pedagang Pasar Tanjung dan kesepakatan jam dagang serta rekayasa lalulintas segera dilaksanakan.

JEMBER (Lentera) — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember kembali menggelar Rapat Konsolidasi Penataan Pasar Tanjung, yang berlangsung di Aula Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Jember, pada Jumat (2/9/2026) petang. 

Dalam forum diskusi terbuka tersebut, Bupati Jember, Gus Fawait hadir didampingi jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). 

Diskusi ini melibatkan berbagai komponen masyarakat, mulai perwakilan mahasiswa GMNI selaku pendamping pedagang pasar,, asosiasi pedagang pasar, LSM Laskar Jahanam, Ormas Madas Sedarah Jember hingga warga setempat di sekitar area Pasar Tanjung. Bupati Jember Gus Fawaig menyatakan rasa syukurnya atas terlaksananya forum dialog yang mempertemukan berbagai pihak tersebut. Dalam konsolidasi itu disepakati bersama bahwa pedagang  luar Pasar Tanjung mulai beroperasi mulai pukul 20.30 WIB serta akan dilakukan rekayasa lalu lintas dengan membuka Jalan A Yani dan Jl Diponegoro. 

Menurut  Bupati Jember Gus Fawait, rapat ini menjadi wadah penting untuk mendengarkan masukan dari seluruh elemen pedagang. Baik yang beraktivitas di lantai atas, lantai bawah, bagian depan, maupun area luar Pasar Tanjung.

"Tentu sebuah keputusan tidak bisa memuaskan semua pihak secara sempurna. Namun, kami telah menyiapkan skema kebijakan jangka pendek, menengah, hingga jangka panjang," ujar Gus Fawait.

Politisi Partai Gerindra ini juga menjelaskan bahwa solusi jangka panjang yang ideal adalah memastikan seluruh pedagang dapat tertampung di dalam area Pasar Tanjung. Kendati demikian, dengan keterbatasan kapasitas saat ini, pemerintah merencanakan langkah revitalisasi dengan membangun fasilitas pasar yang baru agar kelak tidak ada pedagang yang tercecer.

Sementara untuk penanganan jangka pendek, Pemkab Jember memfokuskan pada penataan arus lalu lintas serta pengaturan zonasi berjualan antara pedagang di dalam, bawah, dan tepi jalan. Guna mengawal pelaksanaan di lapangan, Pemkab Jember membentuk Satuan Tugas (Satgas) khusus yang melibatkan unsur forkopimda termasuk unsur masyarakat dan pedagang

Selain penataan zonasi dan jadwal operasional pedagang, satgas dan OPD terkait juga ditugaskan untuk melakukan pendataan ulang pedagang serta penanganan administrasi kelengkapan izin tempat berjualan yang sudah tidak berlaku. Bupati Gus Fawait juga menegaskan bahwa penataan Pasar Tanjung ini dirancang sebagai contoh atau pilot project bagi pembenahan pasar-pasar tradisional lain di Kabupaten Jember.

"Pemerintah tidak ada niat sedikit pun untuk menyulitkan rakyat kecil dalam mencari nafkah. Langkah ini merupakan ikhtiar bersama agar tidak terjadi konflik antarpedagang dan penataan pasar dapat berjalan lebih harmonis serta tertib," pungkasnya.

Sementara itu, perwakilan warga yang juga pedagang pasar, Erik menyampaikan agar Pemkab Jember segera menata kondisi pasar sebaik-baiknya.

"Kembalikan fungsi jalan dan trotoar, atur jam berjualan terbaik bagi pedagang dan warga. Kita juga minta rekayasa lalulintas dan toilet portabel untuk kebersihan pasar," ujar Erik. 

Sedangkan Pemerintah Kabupaten Jember melalui Dinas Perhubungan Kabupaten Jember melalui Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Kabupaten Jember melakukan evaluasi dan penyempurnaan Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas (MRLL) di kawasan Jalan Samahudi dan koridor Pasar Tanjung.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Jember, Gatot Triyono menyatakan bahwa evaluasi dilakukan sebagai bagian dari upaya melakukan distribusi pembebanan lalu lintas serta mengoptimalkan aksesibilitas masyarakat menuju kawasan Pasar Tanjung dan sekitarnya.

"Hasil monitoring menunjukkan bahwa setelah penerapan MRLL, terjadi perubahan distribusi arus lalu lintas pada jaringan jalan di sekitar kawasan Pasar Tanjung," ungkapnya, Jumat (2/10/2026) malam.

Beberapa ruas, antara lain Jalan Ahmad Yani segmen Pemkab Jember–Tugu Koperasi, Jalan Trunojoyo segmen Tugu Koperasi–Simpang Fore, serta Simpang 3 Gatot Subroto, mengalami peningkatan kepadatan dan antrean pada periode tertentu.(ads)

 

Reporter: Moko

Share:
Lenterajogja.com.
Lenterajogja.com.