16 August 2026

Get In Touch

Nabung Rp 5.000 Sejak 2025, Warga Sukoharjo Bentangkan Merah Putih 1,2 Km Sambut HUT RI

Bendera raksasa sepanjang 1,2 kilometer terpasang di Dukuh Jetis, Desa Pondok, Kecamatan Nguter, Kabupaten Sukoharjo saat perayaan HUT ke-81 RI (Kompas)
Bendera raksasa sepanjang 1,2 kilometer terpasang di Dukuh Jetis, Desa Pondok, Kecamatan Nguter, Kabupaten Sukoharjo saat perayaan HUT ke-81 RI (Kompas)

SUKOHARJO (Lentera) -Bendera Merah Putih degan panjang 1,2 kilometer terbentang di jalan RT 002, RW 009, Dukuh Jetis, Desa Pondok, Kecamatan Nguter, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.

Warga sudah menabung Rp 5.000 sejak September 2025 lalu demi mewujudkan bendera raksasa ini agar bisa memeriahkan HUT ke-81 RI di tahun 2026.

Juni Anggraswadi (68), inisiator pemasangan bendera mengatakan, pemasangan bendera yang menghiasi empat sisi jalan kampung ini bukan sekadar hiasan seremonial.

Namun, sebagai wujud penanaman cinta Tanah Air, khususnya bagi generasi muda agar senantiasa menghargai jasa para pahlawan.

Habis Dana Belasan Juta

Dana yang dihabiskan untuk memasang bendera sepanjang 1,2 km ini menyentuh belasan juta rupiah.

Ia bercerita, warga secara sukarela menyisihkan uang dengan menabung Rp 5.000 per kepala keluarga (KK) sejak bulan September 2025 lalu.

"Kita nabung biar besok biar enggak terlalu (memberatkan), makanya nabung, ya pertemuan sebulan sekali," ujar Juni mengutip Kompas Minggu (16/8/2026).

Selain dari tabungan warga, pembiayaan kegiatan ini juga didukung secara swadaya serta mendapat sokongan dana dari salah satu pengusaha lokal setempat.

"Pemasangan bendera dimulai dari minggu pertama bulan Juli. Kemarin awal Juli kita sudah hitung tabungan ada beberapa, kemudian untuk keperluan ini butuh biaya berapa, dikalkulasi kurang lebih juga sekitar Rp 15 juta," kata Juni.

Proses pengerjaan kemudian dilakukan secara gotong royong oleh seluruh warga. Para pemuda berjibaku memasang bendera di tengah tantangan angin sore yang kencang. Sementara ibu-ibu yang turut menyiapkan jamuan, seperti teh dan gorengan. Baca juga: Tarik Tambang hingga Balap Karung, Cara 2.600 Warga Binaan Rutan Surabaya Rayakan HUT RI

"Kendalanya kemarin pada saat awal-awal kita masang, kalau sore ya anginnya luar biasa, kencangnya. Sehingga bendera yang kita pasang ini biasanya muntir-muntir, terus," ujarnya.

Bikin Tugu di Bundaran Kampung

Tak hanya memasang bendera Merah Putih, warga juga membuat kreativitas lain. Mereka membuat tugu dari anyaman bambu untuk menghias bundaran kampung. Anyaman itu dihias dengan pernak pernik berwarna merah putih hingga angka 81.

"Di bundaran itu juga ada semacam tugu ya, kan itu di perempatan. Kalau kita sebutnya sentralnya desa kita, kampung kita di perempatan itu, makanya induk kegiatan di situ ada tugu," katanya.

Perayaan HUT RI dengan memasang bendera raksasa ini sudah berjalan sejak 2024. Ia berharap bisa terus dilestarikan.

Menurut Juni, kemerdekaan yang dinikmati bangsa Indonesia hari ini bukanlah pemberian yang datang begitu saja, melainkan hasil dari pengorbanan harta, tenaga, bahkan nyawa para pejuang masa lampau.

Melalui pemasangan bendera 1,2 km ini, warga Dukuh Jetis berharap semangat nasionalisme dan budaya kebersamaan dapat terus terjaga kuat dari generasi ke generasi (*)

Editor: Arifin BH

Share:
Lenterajogja.com.
Lenterajogja.com.