10 August 2026

Get In Touch

Wakil Ketua II DPRD Minta Pemantauan Kesehatan Pelajar Selama Kondisi Kabut Asap

Wakil Ketua II DPRD Kota Palangka Raya, Nenie Adriati Lambung
Wakil Ketua II DPRD Kota Palangka Raya, Nenie Adriati Lambung

PALANGKA RAYA (Lentera) -Puskesmas harus lebih aktif memperhatikan kondisi anak-anak sekolah, terutama terkait Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) dan gangguan kesehatan lainnya akibat paparan asap. Jangan sampai anak mengalami gejala berat dulu baru mendapatkan penanganan.

Menurut Wakil Ketua II DPRD Kota Palangka Raya, Nenie Adriati Lambung, anak-anak termasuk dalam kelompok yang rentan mengalami gangguan kesehatan ketika kualitas udara menurun. Karena itu, pemantauan terhadap gejala ISPA di lingkungan sekolah perlu lebih ditingkatkan.

"Kami meminta seluruh Puskesmas untuk meningkatkan perhatian terhadap kesehatan anak-anak sekolah di tengah kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla)," papar Nenie, Senin (10/8/2026).

Ia menyarankan kepada Puskesmas untuk berkoordinasi dengan pihak sekolah dan Dinas Pendidikan (Disdik) untuk melakukan pemantauan kesehatan secara berkala, terutama di wilayah yang kualitas udaranya mengalami penurunan.

Selain pemeriksaan kesehatan, Nenie juga meminta agar edukasi kepada siswa dan orang tua diperkuat. Anak-anak perlu dibiasakan menggunakan masker saat berada di luar ruangan, memperbanyak konsumsi air putih, serta mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika kualitas udara memburuk.

"Sekolah juga harus mematuhi imbauan Disdik terkait pengurangan atau penghentian sementara kegiatan luar ruangan, apabila kondisi udara dilevel yang tidak baik bagi kesehatan," tegasnya.

Selain itu, Nenie juga mengingatkan masyarakat agar ikut berperan aktif dalam mencegah memburuknya kabut asap dengan tidak membakar lahan maupun sampah, sehingga kualitas udara di wilayah Kota Palangka Raya bisa segera membaik.

Reporter: NovitaEditor: Arifin BH

Share:
Lenterajogja.com.
Lenterajogja.com.