09 July 2026

Get In Touch

Ditelepon Trump, FIFA Langsung Cabut Kartu Merah Bintang Timnas AS

Wasit melayangkan kartu merah kepada penyerang Amerika Serikat Folarin Balogun (kedua dari kanan) pada laga babak 32 besar antara Amerika Serikat vs Bosnia-Herzegovina di Piala Dunia 2026 di Stadion San Francisco Bay Area di San Francisco, Amerika Serikat,
Wasit melayangkan kartu merah kepada penyerang Amerika Serikat Folarin Balogun (kedua dari kanan) pada laga babak 32 besar antara Amerika Serikat vs Bosnia-Herzegovina di Piala Dunia 2026 di Stadion San Francisco Bay Area di San Francisco, Amerika Serikat,

Washington DC (Lentera) -Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) mencabut kartu merah terhadap penyerang Amerika Serikat Folarin Balogun setelah dilobi oleh Presiden AS Donald Trump.

Keputusan kontroversial ini membuat sang bintang tuan rumah dapat turun lapangan di laga kontra Belgia, Senin (6/7/2026), dalam babak 16 besar.

Dikutip dari AFP pada Minggu (5/7/2026), terungkap bahwa Trump melakukan panggilan telepon pribadi dengan Presiden FIFA Gianni Infantino.

Balogun seharusnya absen akibat kartu merah langsung dalam laga babak 32 besar, saat AS menang 2-0 atas Bosnia.

Berdasarkan peninjauan VAR, striker tersubur Amerika itu terbukti menginjak kaki bek Bosnia. 

Sesuai aturan FIFA, kartu merah langsung secara otomatis memicu larangan bertanding satu pertandingan dan tidak dapat diajukan banding oleh tim pemain.

Namun, pada Minggu komite disiplin FIFA mengumumkan bahwa hukuman larangan bertanding bagi Balogun ditangguhkan satu tahun.

Induk sepak bola dunia tersebut tidak memberikan penjelasan khusus mengenai alasan di balik langkah mengejutkan ini.

Selain Trump, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio juga secara terbuka menyerukan pembatalan kartu merah Balogun.

Trump sendiri langsung meluapkan kegembiraannya melalui platform media sosial miliknya.

"Terima kasih kepada FIFA karena telah melakukan hal yang benar, dan membalikkan ketidakadilan besar!" tulis Trump di Truth Social.

Dalam pernyataan resminya, FIFA merujuk pada pasal 27 kode disiplin FIFA yang memungkinkan hukuman ditangguhkan untuk masa percobaan satu tahun.

Dengan keputusan ini, Balogun hanya akan menjalani hukuman larangan bertanding jika ia melakukan pelanggaran serupa dalam kurun waktu satu tahun ke depan.

Kasus penangguhan sanksi seperti ini bukan hal baru.

Dilansir Kompas, tahun lalu, bintang Portugal Cristiano Ronaldo pernah dijatuhi larangan tiga pertandingan karena menyikut lawan saat babak kualifikasi, tetapi dua pertandingan di antaranya ditangguhkan.

Langkah yang membuat Ronaldo bisa tampil di laga pembuka Piala Dunia itu juga menuai kritik tajam pada masanya (*)

Editor: Arifin BH

Share:
Lenterajogja.com.
Lenterajogja.com.