27 June 2026

Get In Touch

Pemkot dan GOW Surabaya Berbagi Santunan dengan 1.500 Anak Yatim Lintas Agama

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memberikan santunan kepada 1.500 anak yatim lintas agama.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memberikan santunan kepada 1.500 anak yatim lintas agama.

SURABAYA (Lentera) -Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Surabaya memberikan santunan kepada 1.500 anak yatim lintas agama dalam peringatan 10 Muharram 1448 Hijriah di Convention Hall, Jumat (26/6/2026). 

Kegiatan bertema Peduli Sesama, Berbagi Bahagia tersebut menjadi pengingat bahwa membantu sesama tidak mengenal batas agama maupun latar belakang.

Memasuki tahun keempat penyelenggaraan, santunan ini terus berkembang dengan menjangkau anak-anak yatim dari berbagai wilayah di Surabaya yang berasal dari beragam keyakinan dan organisasi di bawah naungan GOW Surabaya.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, mengatakan kegiatan tersebut bukan sekadar agenda tahunan, melainkan bagian dari komitmen Kota Pahlawan dalam membangun kepedulian sosial yang inklusif.

"Alhamdulillah, saya mengucapkan terima kasih kepada GOW beserta seluruh pengurus yang selama ini konsisten menyelenggarakan santunan anak yatim setiap 10 Muharram. Tahun ini merupakan pelaksanaan yang keempat dan jumlah penerima manfaat terus bertambah setiap tahunnya," kata Eri.

Menurutnya, nilai utama dari kegiatan itu adalah keterbukaan kepada seluruh anak yatim tanpa memandang agama yang dianut. Bahkan, rangkaian acara turut diisi doa bersama lintas agama sebagai simbol persatuan masyarakat Surabaya.

"Yang membanggakan, santunan ini tidak hanya diberikan kepada anak-anak yatim beragama Islam, tetapi juga kepada anak-anak dari berbagai agama. Di Surabaya, kami selalu meyakini bahwa ketika membantu sesama, kami tidak pernah membedakan agama maupun latar belakang," ujarnya.

Eri meyakini kepedulian sosial yang tumbuh di tengah masyarakat akan menjadi kekuatan untuk menjaga keharmonisan sekaligus mendatangkan keberkahan bagi kota. Karena itu, ia berharap santunan anak yatim dapat terus menjadi agenda rutin setiap tahun.

"Kketika semakin banyak masyarakat yang menjalankan ajaran agamanya melalui kepedulian sosial, Insyaallah Surabaya akan dijauhkan dari bencana, musibah, dan berbagai fitnah," tuturnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para donatur yang selama empat tahun terakhir konsisten mendukung penyelenggaraan kegiatan tersebut.

"Saya juga menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada para donatur yang selama empat tahun terakhir tidak pernah berhenti memberikan dukungan. Semoga segala kebaikan yang telah diberikan menjadi amal ibadah dan membawa manfaat bagi masyarakat Surabaya," ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Umum GOW Kota Surabaya, Rini Indriyani, mengatakan santunan anak yatim merupakan bentuk komitmen organisasi untuk terus menumbuhkan semangat berbagi dan memperkuat nilai kemanusiaan di tengah keberagaman masyarakat Surabaya.

"Tahun ini merupakan pelaksanaan yang keempat dan alhamdulillah GOW Kota Surabaya dapat terus istiqamah menyelenggarakan kegiatan ini setiap 10 Muharram," ujar Rini.

Ia menegaskan, semangat berbagi yang dibangun GOW tidak dibatasi agama, suku, maupun latar belakang. Hal itu ditunjukkan melalui doa bersama yang dipimpin enam tokoh agama sebagai simbol persatuan dan kerukunan di Kota Pahlawan.

Selain menerima santunan, sebanyak 1.500 anak juga mendapatkan tas berisi perlengkapan sekolah serta bingkisan makanan untuk menyambut tahun ajaran baru.

Rini menyampaikan terima kasih kepada seluruh sponsor, donatur, dan dermawan yang telah mendukung kegiatan tersebut, baik dalam bentuk dana maupun bantuan barang.

Reporter: Amanah|Editor: Arifin BH

Share:
Lenterajogja.com.
Lenterajogja.com.