05 June 2026

Get In Touch

Prabowo Perketat Tata Kelola MBG, Agustina Arumsari Dapat Tugas Khusus

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Agustina Arumsari. (foto: ist/Kum)
Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Agustina Arumsari. (foto: ist/Kum)

JAKARTA (Lentera) - Presiden Prabowo Subianto memperketat tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan memberikan tugas khusus kepada Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Agustina Arumsari.

"Dengan tugas dari Pak Presiden, sesuai dengan keahlian beliau, beliau akan mengawasi dengan super ketat tata kelola dan keuangan negara yang di BGN ya," ujar Kepala BGN, Nanik S Deyang dalam konferensi pers di kantor BGN, Jakarta, melansir Kompas.com, Kamis (4/6/2026).

Nanik menjelaskan, Agustina bukan sosok baru dalam dunia pengawasan keuangan negara. Sebelum ditunjuk sebagai Wakil Kepala BGN, ia menjabat sebagai Wakil Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Menurut Nanik, pengalaman Agustina selama lebih dari tiga dekade menjadi modal penting untuk memperkuat sistem pengawasan internal di tubuh BGN, terutama setelah mencuatnya kasus dugaan korupsi yang menyeret jajaran pimpinan sebelumnya.

"Ibu Agustina Arumsari, beliau sudah 34 tahun di bidang pengawasan dan audit. Sebelumnya beliau merupakan wakil dari Kepala BPKP," katanya.

Selain memperkenalkan Agustina, Nanik juga mengenalkan Mayjen Trenggono sebagai Wakil Kepala BGN yang akan mendampinginya dalam menjalankan program MBG secara nasional.

Nanik menjelaskan, penunjukan Trenggono didasarkan pada kebutuhan BGN untuk memperkuat pelaksanaan program di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Pengalaman Trenggono di bidang teritorial dinilai dapat membantu memperluas jangkauan program tersebut.

"Beliau sebelumnya adalah Wakil Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara. Kenapa ada militer? Nanti kaitannya dengan program 3T, di mana kami membutuhkan ahli teritorial di situ," kata Nanik.

Ia juga memastikan Trenggono telah memproses pengunduran dirinya dari TNI setelah menerima penugasan sebagai Wakil Kepala BGN.

Pergantian pimpinan BGN ini dilakukan Presiden Prabowo pada Selasa (2/6/2026). Saat itu, Prabowo mencopot Kepala BGN sebelumnya, Dadan Hindayana, serta dua wakil kepala BGN, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung.

Posisi pimpinan BGN kemudian diisi oleh Nanik S Deyang sebagai kepala badan, didampingi Agustina Arumsari dan Mayjen Trenggono sebagai wakil kepala.

Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi mengatakan, perombakan jajaran pimpinan BGN merupakan hasil evaluasi yang dilakukan pemerintah terhadap pelaksanaan program MBG selama sekitar satu setengah tahun terakhir.

Perubahan kepemimpinan tersebut menjadi sorotan publik karena terjadi hanya sehari sebelum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Dadan, Sony, dan Lodewyk sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis.

Editor: Santi

Share:
Lenterajogja.com.
Lenterajogja.com.