13 May 2026

Get In Touch

PPIH: Calon Haji Aceh Mulai Terima Dana Wakaf Baitul Asyi hingga Rp9,3 juta

Panitia dana wakaf Baitul Asyi saat memberikan uang kepada jamaah calon haji asal Aceh, di Makkah, Senin (11/5/2026) -Ant
Panitia dana wakaf Baitul Asyi saat memberikan uang kepada jamaah calon haji asal Aceh, di Makkah, Senin (11/5/2026) -Ant

BANDA ACEH (Lentera) - Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Aceh melaporkan bahwa jamaah calon haji (JCH) Aceh mulai menerima dana wakaf Baitul Asyi sebesar 2.000 riyal atau sekitar Rp9,3 juta per orang (kurs 4.668).

"Kemarin sore jamaah kita kloter dua sudah menerima Baitul Asyi di penginapannya, dengan jumlah dana sebesar 2.000 riyal, dibagikan oleh pengurus Baitul Asyi," kata Ketua PPIH Embarkasi Aceh, Arijal, di Banda Aceh, Selasa.

Dirinya menyampaikan, penyerahan dana wakaf Baitul Asyi tersebut diberikan kepada kloter dua terlebih dahulu karena kelompok terbang pertama masih berada di Madinah, dan baru bergerak ke Makkah pada Kamis (14/5/2026).

"Selajutnya akan dijadwalkan lagi kloter tiga hingga seterusnya. Sedangkan kloter satu masih di Madinah, bakal mendapatkan dana Baitul Asyi ketika sudah berada di Makkah," ujarnya.

Sebagai informasi, jamaah calon haji Aceh setiap tahunnya mendapatkan dana kompensasi wakaf dari hotel Baitul Asyi di Makkah dengan jumlah berbeda-beda setiap musim haji.

Baitul Asyi sendiri merupakan lembaga wakaf produktif di Makkah yang didirikan oleh tokoh Aceh bernama Habib Bugak Al-Asyi pada awal 1800-an. Aset ini dikelola menjadi hotel mewah yang hasilnya dibagikan sebagai kompensasi wakaf kepada setiap jamaah haji asal Aceh.

Selain dana Baitul Asyi, lanjut Arijal, JCH Aceh juga telah mendapatkan living cost (biaya) sekitar 750 riyal atau sebesar Rp3,5 juta per orang, diserahkan saat JCH berada di Asrama Haji.

"Living cost dibagikan saat masuk di Asrama, pada saat pembagian dokumen-dokumen lainnya di aula Jeddah (Asrama Haji Embarkasi Aceh)," katanya, mengutip Antara.

Artinya, secara keseluruhan JCH Aceh tahun ini menerima uang sebanyak 2.750 riyal atau setara Rp12,8 juta per orang dari penerimaan dana wakaf Baitul Asyi dan living cost oleh pemerintah Indonesia.

Dalam kesempatan ini, dirinya juga menyampaikan bahwa kondisi JCH Aceh yang sudah berada di Arab Saudi semuanya dalam kondisi sehat, dan belum ada keluhan masalah kesehatan.

"Alhamdulillah, kondisi jamaah sampai hari ini dalam kondisi sehat, semua tidak ada keluhan yang sakit, mereka masih melakukan umrah, beristirahat," demikian Arijal (*)

Editor: Arifin BH

Share:
Lenterajogja.com.
Lenterajogja.com.