15 April 2026

Get In Touch

Bocah 4 Tahun Hilang di Madiun Ditemukan Tewas di Bekas Galian C

Petugas mengevakuasi jasad bocah yang ditemukan di kubangan bekas galian C di Desa Tulung, Saradan, Kabupaten Madiun, Selasa (14/4/2026)
Petugas mengevakuasi jasad bocah yang ditemukan di kubangan bekas galian C di Desa Tulung, Saradan, Kabupaten Madiun, Selasa (14/4/2026)

MADIUN (Lentera) -Bocah berusia 4 tahun, bernama RPR ( Rizuka Putra Ramadhan), yang dilaporkan hilang sejak Senin, 13 April 2026, ditemukan meninggal dunia pada Selasa siang (14/4/2026. Ia ditemukan di kubangan bekas galian C di Desa Tulung, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun. Galian C adalah bekas penambangannya pasir, kerikil, batu kali dan tanah urug.

Korban ditemukan sekitar pukul 14.30 WIB, setelah tim gabungan melakukan penyisiran selama kurang lebih 20 jam.

Jasad korban muncul dari kedalaman sekitar 4 meter saat petugas menggunakan perahu karet dengan teknik manuver di lokasi yang tergenang air.

Lokasi penemuan berjarak sekitar 60 hingga 100 meter dari rumah korban.

Kapolsek Saradan Ajun Komisaris Polisi Sukoco mengatakan, korban terakhir terlihat pada Senin siang sekitar pukul 14.30 WIB. Saat itu, korban berada di rumah dan ditinggal ibunya yang sedang mencuci di bagian belakang.

“Sekitar 15 menit kemudian, korban sudah tidak ditemukan di dalam rumah,” kata Sukoco, Selasa, (14/4/ 2026)

Pencarian dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari BPBD, Brimob, SAR, dan warga setempat. Setelah ditemukan, jenazah korban langsung dievakuasi dan dibawa ke rumah duka.

Polisi masih menunggu hasil pemeriksaan dari tim Inafis Polres Madiun dan tenaga medis untuk memastikan penyebab kematian.

Peristiwa ini kembali menyoroti keberadaan bekas galian C yang tidak dikelola dengan baik. Lokasi tersebut dilaporkan telah dua kali memakan korban jiwa.

Pada 2025, seorang siswa sekolah dasar meninggal setelah tenggelam di lokasi yang sama.

Kepolisian mengimbau pemerintah desa segera mengambil langkah pengamanan agar kejadian serupa tidak terulang.

Reporter: Wiwiet Eko Prasetyo|Editor: Arifin BH

Share:
Lenterajogja.com.
Lenterajogja.com.