06 April 2026

Get In Touch

Pemprov Jatim Perkuat Kerja Sama Budaya dan Wisata Religi dengan Uzbekistan

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa (kiri) saat menerima kunjungan Duta Besar Uzbekistan untuk Indonesia Oybek Eshonov, Gubernur Samarkand Adiz Boboev, dan Wakil Gubernur Samarkand Rustam Kobilov di Gedung Negara Grahadi, Surabaya. (foto:ist/Ant/
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa (kiri) saat menerima kunjungan Duta Besar Uzbekistan untuk Indonesia Oybek Eshonov, Gubernur Samarkand Adiz Boboev, dan Wakil Gubernur Samarkand Rustam Kobilov di Gedung Negara Grahadi, Surabaya. (foto:ist/Ant/

SURABAYA (Lentera) - Pemerintah Provinsi Jawa Timur memperkuat kerja sama bilateral dengan Uzbekistan di sektor budaya dan wisata religi guna mendorong konektivitas, ziarah, dan pertukaran budaya.

Penguatan kerja sama tersebut ditandai dengan kunjungan Duta Besar Uzbekistan untuk Indonesia Oybek Eshonov, Gubernur Samarkand Adiz Boboev, serta Wakil Gubernur Samarkand Rustam Kobilov di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengatakan pertemuan tersebut juga dihadiri unsur ulama dan akademisi dari kedua pihak.

“Delegasi Uzbekistan hadir lengkap, termasuk imam Masjid Imam Bukhari dan akademisi. Kami juga mengundang alim ulama dari berbagai pondok pesantren di Jawa Timur,” katanya dalam keterangan di Surabaya melansir Antara, Minggu (5/4/2026).

Khofifah menekankan, Jawa Timur dan Samarkand memiliki kedekatan historis dan spiritual, terutama melalui keterkaitan dengan ulama besar dalam sejarah Islam.

Menurutnya, hubungan tersebut dapat menjadi dasar pengembangan wisata religi, termasuk potensi ziarah ke makam Imam Bukhari di Uzbekistan.

“Ini berpotensi menjadi daya tarik baru bagi masyarakat Jawa Timur untuk wisata religi,” ujarnya.

Ia menambahkan, keterkaitan historis juga dapat ditelusuri melalui tokoh penyebar Islam di Nusantara seperti Sunan Giri dan Maulana Malik Ibrahim yang memiliki hubungan dengan wilayah Samarkand.

Sebagai langkah konkret, Pemprov Jatim melibatkan pelaku industri pariwisata, termasuk agen perjalanan, untuk menjajaki peluang kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Samarkand.

Selain itu, pihaknya juga mendorong penguatan konektivitas transportasi, termasuk peluang pembukaan penerbangan langsung dari Indonesia menuju Samarkand atau Tashkent.

“Penguatan konektivitas ini diharapkan dapat mempererat hubungan antarmasyarakat, khususnya dalam pengembangan wisata religi dan pertukaran budaya,” katanya.

Khofifah menegaskan, pentingnya tindak lanjut konkret agar kerja sama yang dibangun dapat memberikan manfaat nyata bagi kedua belah pihak.

Sementara itu, Gubernur Samarkand Adiz Boboev menyambut baik kerja sama tersebut dan berharap hubungan antara Samarkand dan Jawa Timur terus berkembang.

“Kami ingin mengembangkan kerja sama di bidang ekonomi, pariwisata, dan kesejahteraan bersama Jawa Timur,” katanya.

Ia juga mengundang, masyarakat Jawa Timur untuk berkunjung dan berziarah ke Uzbekistan.

 

 

Editor: Arief Sukaputra

 

Share:
Lenterajogja.com.
Lenterajogja.com.