TRENGGALEK (Lentera) – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Jawa TImur menilai Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablub) KONI Kabupaten Trenggalek di Gedung Bawarasa, Sabtu (31/1/2026) sesuai dengan mekanisme organisasi yang diatur dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART). Musorkablub ini dilakukan untuk memilih ketua umum baru setelah ketua sebelumnya, Nurhadi, mengundurkan diri dari jabatannya.
“Kalau ada ketua umum yang berhalangan tetap, baik karena meninggal dunia, sakit yang tidak bisa sembuh, atau mengundurkan diri, itu masuk kategori berhalangan tetap. Maka harus dilakukan musyawarah olahraga luar biasa untuk memilih ketua umum yang baru,” ujar Sekretaris Umum KONI Jawa Timur, Akmal Budianto.
Menurutnya, pengunduran diri Nurhadi sebagai Ketua Umum KONI Trenggalek menjadikan Musorkablub sebagai langkah yang wajib dan tidak bisa ditawar.
Akmal juga menyampaikan bahwa Musorkablub KONI Trenggalek menjadi yang pertama digelar di Jawa Timur pada tahun 2026. Meski demikian, ia menyebut sebelumnya ada daerah lain yang juga mengalami kondisi serupa.
“Untuk tahun ini baru Trenggalek. Kalau sebelumnya ada beberapa daerah, seperti Malang, yang ketuanya juga mengundurkan diri,” jelasnya.
Terkait prestasi olahraga Kabupaten Trenggalek yang dinilai belum maksimal dalam dua gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) terakhir, Akmal mendorong adanya evaluasi menyeluruh oleh kepengurusan KONI setempat.
“Setiap event itu pasti ada evaluasi. Dari hasil evaluasi itu diketahui apa saja kekurangannya, apakah di kepengurusan, pelatih, atau atlet. Itu nanti yang diperbaiki,” katanya.
Ia berharap, ketua umum dan pengurus KONI Trenggalek yang baru nantinya mampu menyusun program jangka pendek dan jangka panjang secara terukur demi peningkatan prestasi olahraga daerah.
“Kami hanya mendorong agar penggantian ketua ini memberikan harapan baru, supaya prestasi olahraga di Trenggalek bisa meningkat ke depan,” pungkas Akmal.
Musorkablub KONI Trenggalek digelar di Pendapa Manggala Praja Nugraha, dan diharapkan menjadi momentum konsolidasi seluruh cabang olahraga di Kabupaten Trenggalek. (*)
Reporter: Herlambang
Editor : Lutfiyu Handi





.jpg)
