03 February 2026

Get In Touch

Doding Rahmadi Terpilih Secara Aklamasi Jadi Ketua KONI Trenggalek, Bidik Prestasi Porprov 2027

Doding Rahmadi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum KONI Trenggalek periode 2026–2028 dalam Musorkablub di Gedung Bawarasa.
Doding Rahmadi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum KONI Trenggalek periode 2026–2028 dalam Musorkablub di Gedung Bawarasa.

TRENGGALEK (Lentera) – Doding Rahmadi resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum KONI Trenggalek dalam Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablub) yang digelar di Gedung Bawarasa, Sabtu (31/1/2026).

Doding terpilih untuk melanjutkan kepemimpinan KONI Trenggalek setelah ketua sebelumnya, Nurhadi, mengundurkan diri dari jabatannya. Proses pemilihan berlangsung secara aklamasi setelah seluruh cabang olahraga (cabor) peserta Musorkablub menyatakan dukungan penuh.

Doding yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD Trenggalek ini menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. “Alhamdulillah terima kasih banyak kepada rekan-rekan dari seluruh cabor di Kabupaten Trenggalek. Hari ini saya diputuskan dalam forum Musorkablub untuk meneruskan kepemimpinan Pak Nurhadi,” ujar Doding Rahmadi.

Ia menjelaskan masa kepengurusannya akan berlangsung selama dua tahun, yakni periode 2026–2028. Fokus utama kepengurusan baru adalah menguatkan pembinaan dan meningkatkan prestasi olahraga daerah.

“Yang terpenting kepada seluruh masyarakat Kabupaten Trenggalek, mari kita gelorakan semangat olahraga dan prestasi. Mudah-mudahan kita menyambut Porprov 2027 dengan persiapan yang matang dan hasil yang lebih baik,” katanya.

Terkait target jangka pendek, politisi PDI Perjuangan ini turut menegaskan persiapan menuju Porprov Jawa Timur 2027 harus dilakukan sejak sekarang melalui perencanaan yang terukur.

“Target jangka pendek tentu Porprov 2027. Kalau kita ingin meningkat, persiapan harus dimulai sekarang. Tadi juga sudah ada arahan dari KONI Provinsi untuk membuat skala prioritas jangka pendek dan jangka menengah,” ujarnya.

Doding memaparkan visi dan misi kepengurusan ke depan, mulai dari peningkatan prestasi atlet, kualitas pelatih, hingga pembenahan sarana dan prasarana olahraga melalui sinergi dengan Dinas Pemuda dan Olahraga.

“Yang pertama meningkatkan prestasi atlet, kedua meningkatkan sumber daya pelatih, ketiga sarana dan prasarana dengan kerja sama Dinas Pemuda dan Olahraga, keempat memperbaiki tata kelola KONI, dan kelima memperkuat kerja sama semua pemangku kepentingan,” jelasnya.

Ia menambahkan, olahraga harus diposisikan sebagai salah satu pilar pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. “Olahraga itu membangun jiwa dan raga. Lewat olahraga, kita membangun masyarakat untuk kesejahteraan rakyat,” tambahnya.

Terkait rencana kejuaraan sebelum Porprov 2027, Doding menyebut masih akan dikaji bersama seluruh cabor dengan mempertimbangkan kesiapan waktu dan perencanaan.

“Harapan kita sebenarnya ada Porda atau Porkab sebelum Porprov, tapi kita tidak mau asal-asalan. Perencanaannya harus matang dan nanti kita diskusikan bersama teman-teman cabor,” katanya.

Untuk target Porprov 2027, Doding menegaskan KONI Trenggalek menargetkan posisi yang lebih baik dibandingkan sebelumnya. “Target kita minimal di peringkat menengah lah, jangan sampai berada di juru kunci lagi,” pungkasnya.

 

 

Reporter: Herlambang
Editor : Lutfiyu Handi

Share:
Lenterajogja.com.
Lenterajogja.com.