15 January 2026

Get In Touch

Disiapkan Jadi Pusat Ekonomi Kreatif, Renovasi Eks Hi-Tech Mal Ditrgetkan Rampung Mei 2026

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi melakukan sidak di Hi-Tech Mal.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi melakukan sidak di Hi-Tech Mal.

SURABAYA (Lentera) - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengebut proses revitalisasi gedung eks Hi-Tech Mal yang akan disulap menjadi pusat ekonomi kreatif dan ruang hiburan anak muda.  Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menargetkan perbaikan bagian basement dan lantai dasar gedung tersebut rampung pada 31 Mei 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Jadi Kota Surabaya.

Eri mengatakan, Pemkot Surabaya akan segera melakukan perbaikan menyeluruh pada sejumlah bagian gedung eks Hi-Tech Mal. Fokus utama perbaikan saat ini meliputi area basement, lantai dasar, fasad, serta pilar-pilar gedung.

“Jadi ada beberapa perbaikan yang akan kita lakukan, sekaligus teman-teman pariwisata mendata pelaku ekonomi kreatif dan anak-anak muda yang akan masuk ke sini. Insyaallah kita akan berikan gratis selama enam bulan,” kata Eri dalam keterangan resminya, Kamis (15/1/2026).

Setelah rampung direnovasi, gedung eks Hi-Tech Mal akan difungsikan sebagai pusat hiburan anak-anak, ruang aktivitas ekonomi kreatif, olahraga, hingga tempat berkumpulnya anak muda Surabaya. Pemkot juga berencana menggandeng pelaku usaha food and beverage (FnB) untuk meramaikan kawasan tersebut.

“Untuk namanya nanti kita sayembarakan lagi. Harapannya, pada bulan Mei saat ulang tahun Surabaya, basement dan lantai dasar sudah bisa ditempati. Lantai dua dan tiga semoga juga bisa digunakan sebagai tempat pertunjukan anak-anak,” jelasnya.

Eri menambahkan, sebagian pekerjaan renovasi saat ini telah memasuki tahap penyelesaian akhir. “Ini tinggal finishing, seperti membungkus pilar-pilarnya dan permainan lampu. Struktur sudah selesai, tinggal detailing. Target kita 31 Mei,” tambahnya.

Ia berharap revitalisasi gedung eks Hi-Tech Mal dapat dilakukan hingga lantai tiga. Nantinya, lantai tersebut akan dimanfaatkan sebagai ruang pertunjukan dan aktivitas kreatif, serta dikoneksikan dengan sektor FnB dan industri kreatif melalui kerja sama dengan investor lokal.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP) Kota Surabaya, Iman Kristian Maharhandono, memastikan pedagang elektronik di lantai satu tetap dapat beroperasi selama proses perbaikan berlangsung.

“Tidak dipindah. Pedagang tetap berjualan di lantai satu karena fokus perbaikan saat ini hanya di basement, lantai dasar, pilar, dan fasad gedung,” tutupnya. (*)

 

Reporter: Amanah
Editor : Lutfiyu Handi

 

Share:
Lenterajogja.com.
Lenterajogja.com.