04 November 2026

Get In Touch

Jaga Daya Beli Masyarakat, DPRD Minta Pemda Perkuat Pengawasan Distribusi dan Pengendalian Harga

Anggota Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Khemal Nasery.
Anggota Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Khemal Nasery.

PALANGKA RAYA (Lentera) - Anggota Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Khemal Nasery, meminta  Pemerintah Daerah (Pemda) memperkuat pengawasan distribusi dan memastikan langkah pengendalian harga kebutuhan pokok tepat sasaran, dalam upaya menjaga daya beli masyarakat.

Ia meandaskan pengendalian harga perlu dilakukan sebagai langkah konkret, termasuk memastikan kebutuhan pokok tersedia dan masyarakat bisa mendapatkannya dengan harga yang terjangkau. "Berdasarkan data Portal PPID BPS Kota Palangka Raya, inflasi tahunan atau year-on-year pada September 2026, tercatat sebesar 4,73 persen dengan Indeks Harga Konsumen sebesar 112,83," papar Khemal, Selasa (3/11/2026).

Menurutnya angka tersebut perlu menjadi perhatian pemerintah karena perubahan harga kebutuhan sehari-hari dapat memengaruhi pengeluaran rumah tangga.

Sementara itu, pemantauan harga di pasar juga diperlukan untuk mengetahui komoditas yang mengalami kenaikan, sehingga kebijakan penanganan dapat disesuaikan dengan kondisi di lapangan.

"Pemerintah perlu mendata komoditas apa saja yang mengalami kenaikan harga dan apa penyebabnya, dengan demikian penanganan yang dilakukan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat," jelasnya.

Khemal menambahkan, operasi pasar juga menjadi salah satu solusi ketika harga komoditas tertentu meningkat. Namun, pelaksanaannya harus disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi pasokan.

Ia juga berharap pemerintah daerah melakukan pemantauan secara berkala agar perubahan harga dapat diketahui lebih awal dan ditindaklanjuti sebelum semakin membebani masyarakat.

Melalui langkah ini, dapat menjaga kepastian pasokan bagi konsumen, sekaligus mendukung aktivitas perdagangan, baik di pasar tradisional maupun di tempat lainnya.

"Kami berharap, pengawasan terhadap harga dan distribusi terus diperkuat agar kebutuhan pokok tetap tersedia, harga lebih terkendali dan daya beli masyarakat Kota Palangka Raya tetap terjaga," pungkasnya. (*)

 

Reporter : Novita
Editor: Lutfiyu Handi

Share:
Lenterajogja.com.
Lenterajogja.com.