12 October 2026

Get In Touch

Marco Bezzecchi Juara MotoGP Indonesia 2026, Marc Marquez Finis Keenam

Pebalap Italia dari Aprilia Racing Marco Bezzecchi beraksi dalam MotoGP Thailand 2026 di Sirkuit Internasional Buriram di Buriram pada 1 Maret 2026. (foto:ist/Kompas.com/AFP)
Pebalap Italia dari Aprilia Racing Marco Bezzecchi beraksi dalam MotoGP Thailand 2026 di Sirkuit Internasional Buriram di Buriram pada 1 Maret 2026. (foto:ist/Kompas.com/AFP)

LOMBOK TENGAH (Lentera) - Marco Bezzecchi menjadi juara MotoGP Indonesia, posisi kedua diisi Raul Fernandez dan melengkapi podium ketiga ada Jorge Martin di Sirkuit Mandalika, Minggu (11/10/2026). 

Jalannya balapan mengutip Kompas.com, Raul Fernandez yang memulai dari pole position dengan sangat baik. Tapi dari dalam ada Bezzecchi yang menyerang dari sisi dalam tikungan pertama. 

Posisi pertama berhasil dipertahankan Raul, Bezzecchi kedua, Marc Marquez ketiga. Posisi keempat ada Fabio Di Giannantonio, dan kelima diisi Fermin Aldeguer, pemenang MotoGP Indonesia tahun lalu. 

Raul memimpin di depan, memberikan jarak ke Bezzecchi di belakangnya. Marc masih ketiga, sementara perebutan posisi keempat berlangsung antara Aldeguer, Jorge Martin, dan Diggia. Aldeguer terjatuh di tikungan keenam. 

Padahal dia kelihatan cukup kuat untuk bisa merangsek sampai ke barisan depan. 

Raul mencatatkan putaran waktu tercepat, memberikan jarak sekitar 1 detik ke Bezzecchi. Marc ketiga, semetara keempat ada Martin. 

Martin berhasil merebut posisi ketiga dari Marc di tikungan 10. Aprilia mengisi posisi pertama sampai ketiga, sementara Marc dipepet Pedro Acosta yang sekarang ada di posisi kelima. 

Acosta makin dekat jaraknya ke Marc. Bahkan dia mencatatkan putaran waktu tercepat sambil mengejar Marc, yang ada di posisi keempat. 

Acosta berhasil menyalip Marc di tikungan 10, sama seperti Martin. Sementara Raul masih jadi yang paling depan, Bezzecchi kedua, Martin ketiga, Acosta keempat, dan Marc kelima. 

Pebalap terdepan yakni Raul mulai dikejar Bezzecchi, jaraknya cuma 0,4 detik. Sementara Martin ke Bezzecchi jaraknya 1,8 detik, cukup jauh. 

Sementara Marc masih belum menemukan cara merebut posisi keempat dari Acosta. Diggia yang ada di posisi keenam juga mengawasi dari jauh. Ada Alex Marquez ke-7 yang ditempel Ai Ogura. 

Bezzecchi berhasil catatkan waktu tercepat, tembus 1 menit 29,991 detik, modal yang bagus buat mendahului Raul. 

Cuma Raul, meski alami cedera pada jari telunjuk kanannya, masih bisa bertahan di depan. Raul dan Bezzecchi seperti di level yang berbeda. Martin saja di posisi ketiga, jaraknya tembus tiga detik ke Bezzecchi di depannya, super kencang. 

Marc berhasil menyalip Acosta, sepertinya Acosta alami masalah tekanan udara di bannya. Paling depan, Bezzecchi makin menekan Raul yang memimpin balapan. 

Namun Acosta berhasil menyalip lagi Marc. Sepertinya Marc memang cari aman dengan tidak bertahan terlalu keras, membiarkan Acosta lewat. 

Raul makin dipepet Bezzecchi, cuma pebalap Italia itu masih belum bisa mendahuluinya. Sementara Martin masih di posisi ketiga, Acosta keempat, Marc kelima. 

Ogura berhasil merebut posisi ketujuh dari Alex Marquez. Acosta kembali memberi posisi keempat ke Marc, kemungkinan masih berkutat dengan masalah tekanan udara ban. 

Ogura merebut posisi keenam dari Diggia dan Alex Marquez sekarang kedelapan. Bezzecchi terus mencoba menyalip Raul, sampai akhirnya baru berhasil di putaran ke-19. Raul agak melebar, tapi masih mengamankan posisi kedua, sementara Martin di posisi ketiga jaraknya 2,5 detik. 

Acosta mau merebut lagi posisi keempat yang dia berikan ke Marc. Ogura yang ada di belakangnya malah melebar di tikungan 10, untung tidak tergejar oleh Diggia. 

Bezzecchi makin kencang di depan, catat rekor baru 1 menit 29,960 detik. Raul di posisi kedua, Martin ketiga, Aprilia mengisi podium 1 sampai 3. Acosta berhasil menyalip dari sisi dalam pada putaran ke-21, merebut kembali posisi empat. 

Bahayanya, Ogura makin mendekat di posisi enam, bisa saja menyalip Marc sebentar lagi. 

Marc disalip Ogura, posisi kelima diambil alih Ogura, Marc jadi keenam. Bezzecchi masih kuat paling depan, Raul kedua, Martin ketiga, dan Acosta keempat. 

Ogura juga mulai mendekati Acosta. Jadi ada kemungkinan semua motor Aprilia mengisi posisi pertama sampai keempat. 

Sisa lima putaran, Bezzecchi memimpin di depan dengan jarak 2,4 detik dari Raul. Martin juga aman saja di posisi ketiga, jauh dari Acosta yang ada di belakangnya 5,5 detik. 

Ogura berhasil menyalip Acosta, tapi tidak dibiarkan begitu saja dan posisi keempat direbut kembali. Cuma akhirnya Ogura merebut posisi keempat di tikungan terakhir putaran ke 25. Bezzecchi berhasil menjadi pemenang MotoGP Indonesia. Posisi kedua diisi Raul, dan ketiga Martin. Marc akhirnya bisa finish di Sirkuit Mandalika, mengamankan posisi keenam.

 

Editor: Arief Sukaputra

 

Share:
Lenterajogja.com.
Lenterajogja.com.