11 October 2026

Get In Touch

Presiden Prabowo Instruksikan 100 Kampung Nelayan Beroperasi Akhir 2026

Presiden Prabowo Subianto menerima Menteri dan Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan di Hambalang, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat pada Jumat (9/10/2026). (Foto: BPMI Setpres)
Presiden Prabowo Subianto menerima Menteri dan Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan di Hambalang, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat pada Jumat (9/10/2026). (Foto: BPMI Setpres)

JAKARTA (Lentera) - Presiden RI, Prabowo Subianto, mengintrukdikan dilakukan percepatan pembangunan 100 Kampung Nelayan dengan berbagai fasilitas penunjang aktivitas dan kesejahteraan masyarakat. Presiden mentargetkan kampung nelayan sudah beroperasi pada akhir 2026. 

Hal itu disampaikan saat menerima Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono serta Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan Didit Herdiawan Ashaf di kediamannya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat pada Jumat (9/10/2026). Dalam pertemuan tersebut, Presiden meminta laporan perkembangan pembangunan 100 Kampung Nelayan yang tengah disiapkan pemerintah.

“Dalam pertemuan tersebut, Presiden meminta update perkembangan pembangunan 100 Kampung Nelayan yang tengah dipersiapkan pemerintah,” kata Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya.

Menurut Seskab, sebanyak 100 Kampung Nelayan tersebut akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang untuk mendukung aktivitas ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan.

“Hingga akhir tahun 2026, sebanyak 100 Kampung Nelayan ditargetkan siap beroperasi dengan berbagai fasilitas penunjang aktivitas dan kesejahteraan masyarakat nelayan,” lanjutnya.

Sejumlah fasilitas yang dibangun antara lain dermaga sebagai infrastruktur pendukung aktivitas nelayan, pabrik es untuk menjaga kualitas hasil tangkapan, serta fasilitas penyimpanan dingin atau cold storage.

Selain itu, pemerintah turut menyiapkan pasar sebagai tempat transaksi hasil tangkapan nelayan. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan dapat memperkuat mata rantai usaha perikanan mulai dari proses penangkapan, penyimpanan, hingga pemasaran hasil laut.

Pembangunan Kampung Nelayan menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat ekosistem kelautan dan perikanan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir. Program tersebut diarahkan agar masyarakat nelayan tidak hanya memiliki dukungan infrastruktur yang memadai, tetapi juga akses yang lebih baik terhadap rantai ekonomi hasil perikanan. (*)


Editor: Lutfiyu Handi

Share:
Lenterajogja.com.
Lenterajogja.com.