04 October 2026

Get In Touch

Meta Perkenalkan Inovasi AI: Muse Gadgets

CEO Meta, Mark Zuckeberg memperkenalkan inovasi-inovasi perusahaan dalam acara Meta Connect 2026. (foto:ist/Ant/Meta Newsroom)
CEO Meta, Mark Zuckeberg memperkenalkan inovasi-inovasi perusahaan dalam acara Meta Connect 2026. (foto:ist/Ant/Meta Newsroom)

CALIFORNIA (Lentera) - Perusahaan teknologi Meta, pada Jumat (2/10/2026) memperkenalkan Muse Gadgets, sebuah proyek sumber terbuka yang memungkinkan pengembang membuat perangkat keras yang dapat terhubung dengan Muse.

Muse adalah agen kecerdasan buatan atau akal imitasi (AI) pribadi milik Meta yang dapat membantu pengguna memesan layanan perjalanan, mengisi formulir, hingga berbelanja.

Menurut warta TechCrunch, pada Jumat (2/10/2026) mengutip Antara, Sabtu (3/10/2026), Meta menyediakan firmware sumber terbuka (perangkat lunak tingkat rendah yang menjalankan perangkat) dan Software Development Kit (SDK) Linux, beserta beberapa ide proyek untuk membantu pengguna Muse Gadgets memulai upaya pengembangan perangkat.

Gagasan yang disampaikan termasuk memberi Muse layar e-ink berwarna atau memasang Muse pada perangkat berbentuk stik, yang dicolokkan ke port HDMI TV.

Dalam catatannya, Meta menyampaikan bahwa pengguna dapat pula menyiapkan komputer hobi berbiaya rendah seperti Raspberry Pi atau papan ESP32 yang tersedia di pasaran lalu menghubungkan Muse "ke layar, tombol, sensor, aktuator, dan apapun yang tersedia di meja kerja.

Perusahaan telah menyediakan saluran Discord untuk mendukung para pengguna Muse Gadgets, Meta sudah mencoba menggunakannya. 

Kepala Produk di Superintelligence Labs milik Meta, Nat Friedman dalam unggahan di platform X menyampaikan, bahwa perusahaan telah membuat perangkat yang dinamai Muse Home Link.

Perangkat bertenaga USB-C ini memungkinkan Muse terhubung ke jaringan rumah dan berkomunikasi dengan perangkat pintar di dalamnya, termasuk speaker dan TV pintar.

Menurut Friedman, Meta sudah membuat 5.000 unit Muse Home Link untuk dibagikan secara gratis kepada pelanggan Muse.

Namun, mengingat unggahan Friedman tentang Muse Home Link mencapai hampir 30.000 tayangan dalam beberapa jam, barang gratis itu mungkin telah habis.

Proyek Muse Gadgets dinilai selaras dengan strategi Meta, yang berfokus pada upaya untuk menjadikan Muse lebih dari sekadar chatbot mandiri.

Meta tidak hanya ingin memasarkan Muse kepada konsumen umum. Perusahaan juga berkeinginan menarik pelaku bisnis kecil, maupun perusahaan besar untuk memanfaatkan agen AI-nya.

Awal pekan ini Meta memperkenalkan Muse for Small Business, layanan gratis dengan batasan penggunaan yang menghubungkan Muse ke berbagai platform seperti Shopify, Dropbox, dan Slack.

Perusahaan juga menghadirkan unit bisnis Meta Enterprise Platform untuk membantu memasarkan layanan berbasis AI kepada pelaku bisnis dan pelanggan korporat.

 

Editor: Arief Sukaputra

 

Share:
Lenterajogja.com.
Lenterajogja.com.