29 September 2026

Get In Touch

Gubernur Khofifah Apresiasi Dua Atlet Liter yang Raih Emas dan Perunggu Pada Asian Games 2026

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa video call di Gedung Negara Grahadi Surabaya, pada Senin (28/9/2026) dengan dua atlet yang Raih Emas dan Perunggu pada Asian Games 2026.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa video call di Gedung Negara Grahadi Surabaya, pada Senin (28/9/2026) dengan dua atlet yang Raih Emas dan Perunggu pada Asian Games 2026.

SURABAYA (Lentera) - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada dua atlet angkat besi (lifter) asal Jawa Timur, Rahmat Erwin Abdullah dan Luluk Diana Tri Wijayana yang sukses meraih medali emas dan perunggu pada ajang Asian Games 2026 di Jepang.

Gubernur Khofifah menyapa secara langsung para jawara yang berhasil membawa harum nama Indonesia dan juga Jawa Timur melalui sambungan video call di Gedung Negara Grahadi Surabaya, pada Senin (28/9/2026).

Dalam suasana percakapan yang penuh rasa bangga dan kehangatan, Gubernur Khofifah mengungkapkan rasa syukurnya atas capaian gemilang yang diraih Rahmat dan Luluk di ajang bergengsi tersebut.

Keberhasilan tersebut dinilai tidak hanya mengharumkan nama Indonesia di level Asia, tetapi juga menjadi kebanggaan luar biasa bagi seluruh warga Jawa Timur.

"Alhamdulillah warga bangsa semua bahagia dan bangga, apalagi Rahmat membawa nama Jawa Timur juga. Terima kasih ya Rahmat. Jawa timur ini mendapatkan penghormatan yang luar biasa," ucap Gubernur Khofifah.

Secara khusus, Gubernur Khofifah juga mengapresiasi proses latihan dan persiapan yang intensif yang telah dijalani Rahmat dan Luluk di Pelatnas hingga mampu tampil maksimal dan menyumbangkan medali bagi Indonesia.

Dalam pertandingan yang digelar di Nagoya City Trade and Industry Center Jepang, Rahmat Erwin Abdullah yang bertanding dalam Kelas 75 kg putra tercatat berhasil membukukan total angkatan 366 kilogram. Yaitu, 160 kilogram pada angkatan snatch dan 206 kilogram pada clean and jerk.

Catatan tersebut berhasil mengantarkan Rahmat Erwin ke podium tertinggi setelah mengungguli lifter Thailand, Weeraphon Wichuma, yang mencatatkan total angkatan 365 kilogram.

Atas capaian itu, Gubernur Khofifah mendo'akan agar capaian medali emas di Asian Games 2026 ini menjadi batu pijakan menuju prestasi yang lebih tinggi, utamanya ajang Olimpiade mendatang.

"Mudah-mudahan terus berkembang dan sukses sampai Olympic juga dapat emas ya Rahmat," ucap Khofifah.

Selain Rahmat, Gubernur Khofifah juga menyapa atlet angkat besi putri Jawa Timur, Luluk Diana Tri Wijayana yang berhasil meraih medali perunggu dalam ajang Asian Games 2026. Luluk merupakan Lifter asal Pacitan yang bertanding dalam nomor 49 kg putri. Ia tercatat berhasil membukukan total angkatan 191 kg yang terdiri dari Snatch 88 kg dan Clean and Jerk 103 kg.

Kepada Luluk, Gubernur Khofifah memberikan dorongan semangat agar Luluk senantiasa optimistis dan meraih sukses pada event-event internasional selanjutnya.

Kepada keduanya, Gubernur Khofifah sempat menanyakan rencana kepulangan para atlet dan pelatih ke Jawa Timur untuk menyiapkan penyambutan resmi di Gedung Negara Grahadi Surabaya, yang merupakan tradisi bagi Pemprov Jatim.

Namun dikarenakan kepadatan jadwal latihan dan pertandingan keduanya, Gubernur Khofifah mengaku sangat memahami dan memaklumi atas kedisiplinan Rahmat dan Luluk sebagai atlet profesional.

Oleh karena itu, ia menegaskan bahwa seluruh alokasi waktu dan prioritas jadwal diserahkan penuh kepada keputusan tim pelatih demi menjaga performa atlet.

"Kami nanti akan menyesuaikan, biar pelatih yang mengatur jadwal kalau dimungkinkan bisa ke Jawa Timur pada 1 Oktober bertepatan dengan Hari Kesaktian Pancasila," pesan Khofifah.

Gubernur Khofifah menegaskan bahwa komitmen Pemprov Jatim bersama KONI Jatim akan selalu hadir memberikan dukungan moral, fasilitasi, dan apresiasi bagi para pahlawan olahraga yang telah mengharumkan nama daerah.

Mengakhiri video konferensi tersebut, Gubernur Khofifah menyampaikan terima kasih mendalam dan menitipkan pesan agar seluruh atlet senantiasa menjaga kesehatan, mempertahankan semangat juang, serta terus mengukir prestasi manis bagi bangsa Indonesia.

"Pokoknya sehat, sekali lagi selamat, semangat dan terus sukses Mas Rahmat dan Mbak Luluk," pungkas Khofifah.

Turut mendampingi Gubernur Khofifah, Ketua KONI Jawa Timur Dr. Muhammad Nabil serta jajaran. Dalam keterangannya, M. Nabil mengucapkan terima kasih dan apresiasinya kepada Gubernur Khofifah atas perhatian dan komitmen Pemprov Jatim terhadap atlet-atlet asal Jatim yang mewakili Indonesia di event Asian Games 2026.

"Kebetulan hari ini bisa komunikasi dengan Rahmat Erwin Abdullah dan Luluk Diana Tri Wijayana, dua Atlet Jatim yang mendapatkan satu medali emas dan satu medali perunggu. Mereka sangat senang dan merasa diperhatikan oleh Ibu Gubernur Khofifah," ungkapnya.

Ia mengaku senang dan bangga atas perhatian Gubernur Khofifah yang rencananya akan mengundang para atlet untuk hadir di Grahadi.

"Saya mendefinisikannya bahwa negara hadir atas prestasi-prestasi anak-anak bangsa khususnya yang dari Jawa Timur. Terima kasih atas responsivitas dan kepekaan Ibu Gubernur," ucapnya.

Keberhasilan Rahmat dan Luluk kali ini, merupakan bukti bahwa Jawa Timur kembali membuktikan diri sebagai basis pencetak atlet berkelas dunia yang mampu bersaing di level tertinggi.

Selain kedua atlet tersebut, Atlet lain asal Jatim yang berhasil menorehkan prestasi adalah Ihram (Atlet Canoe-rowing), Seraf Naro Siregar (Atlet Wushu), Febriana Dwipuji Kusuma (Atlet Bulutangkis), Feri Yudoyono (Atlet Bersepeda) dan Syaiful Rijal (Atlet Sepak Takraw). (*)

 

Editor: Lutfiyu Handi

Share:
Lenterajogja.com.
Lenterajogja.com.