27 September 2026

Get In Touch

Asian Games 2026, Indonesia Raih Emas Pertama dari Bulu Tangkis

Tim bulu tangkis putra Indonesia usai mengalahkan tunggal putra China, Weng Hongyang pada final beregu Asian Games Aichi Nagoya 2026 di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Nagoya, Aichi, Jepang, Kamis (24/9/2026). (foto:ist/Ant)
Tim bulu tangkis putra Indonesia usai mengalahkan tunggal putra China, Weng Hongyang pada final beregu Asian Games Aichi Nagoya 2026 di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Nagoya, Aichi, Jepang, Kamis (24/9/2026). (foto:ist/Ant)

JEPANG (Lentera) - Bulu tangkis menjadi cabang olahraga pertama yang sukses menyumbang medali emas bagi Indonesia pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026, berkat kemenangan tim beregu putra atas China dengan skor 3-2.

Tim bulu tangkis beregu putra Indonesia sukses meraih medali emas pertama Asian Games Aichi-Nagoya 2026, setelah mengalahkan tim China pada babak final Ichinomiya, Aichi, Jepang, Kamis (24/9/2025).

Hasil membanggakan tersebut tak terlepas dari peran tunggal putra, Mohammad Zaki Ubaidillah yang menuntaskan partai kelima dengan kemenangan 23-21, 21-13 atas wakil China Weng Hongyang.

"Pastinya sangat senang dan bangga juga, alhamdulillah bisa diberi kemenangan tanpa cedera juga. Sempat tertinggal 0-2, tapi tidak mau memikirkan yang negatif terlebih dulu," kata Ubaidillah selepas pertandingan mengutip Antara, Jumat (25/9/2026).

Pada babak final yang berlangsung selama total enam jam tersebut, pebulu tangkis yang akrab disapa Ubed itu menutup perjuangan beregu putra Indonesia dengan manis.

Kemenangan Indonesia di nomor beregu putra tersebut sekaligus menggagalkan ambisi China, untuk mengawinkan gelar dari bulu tangkis nomor beregu Asian Games 2026, setelah menyabet medali emas dari nomor beregu putri.

Ubed mengaku tak merasa tertekan karena tampil pada partai terakhir dan menjadi penentu nasib beregu putra Indonesia. Tekanan tersebut berhasil ia atasi dan mampu bermain dengan baik.

Ubed menampilkan kematangan mental yang apik dari seorang atlet. Sejak awal gim pertama ia bermain tanpa beban dan bisa mengatasi perlawanan Weng.

Sedangkan Weng terlihat tidak tenang, membuatnya berulang kali menciptakan kesalahan sendiri.

"Kalau ketegangan pasti ada, awal-awal sempat tegang juga. Saya terus meyakinkan diri sendiri untuk tetap tenang di lapangan, pelatih juga memberikan keyakinan buat saya," ungkap Ubed.

Dari hasil gemilang dari pertandingan yang berlangsung di Ichinomiya, Aichi, Jepang, Kamis itu, kini Indonesia mengoleksi 20 medali yang terdiri dari satu emas, empat perak dan 15 perunggu.

 

Editor: Arief Sukaputra

 

 

Share:
Lenterajogja.com.
Lenterajogja.com.