24 September 2026

Get In Touch

Gerakan BDS Buat Petisi Serukan Penangguhan Keanggotaan Israel di PBB

Ilustrasi suasana di Markas Besar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), New York, Amerika Serikat. (foto:ist/Ant)
Ilustrasi suasana di Markas Besar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), New York, Amerika Serikat. (foto:ist/Ant)

NEW YORK (Lentera) - Gerakan Boikot, Divestasi, dan Sanksi (BDS) membuat petisi yang menyerukan, penangguhan keanggotaan Israel di Perserikatan Bangsa-Bangsa, bertepatan dengan sidang ke-81 Majelis Umum PBB.

Mengutip Antara, Rabu (22/9/2026), kampanye tersebut mengajukan petisi kepada Khalil al-Rahman, Presiden sidang ke-81 Majelis Umum PBB, yang menuntut agar status keanggotaan Israel di PBB ditangani dengan cara yang sama seperti langkah-langkah yang secara historis diterapkan kepada Afrika Selatan pada masa apartheid.

Petisi ini mendasarkan tuntutannya, pada tuduhan bahwa Israel telah melakukan pelanggaran serius terhadap hukum internasional dan tidak mematuhi resolusi dan sikap yang dikeluarkan oleh badan-badan PBB serta Mahkamah Internasional (ICJ).

Selain itu, kampanye tersebut juga menuduh Israel telah menyasar fasilitas-fasilitas dan personel PBB, menghalangi tugas pejabat, komite, dan pakar PBB, serta melanggar resolusi internasional terkait perjuangan Palestina.

BDS adalah gerakan yang dipimpin Palestina untuk kebebasan, keadilan, dan kesetaraan. BDS menjunjung prinsip bahwa warga Palestina berhak atas hak yang sama seperti seluruh umat manusia.

 

Editor: Arief Sukaputra

 

Share:
Lenterajogja.com.
Lenterajogja.com.