24 September 2026

Get In Touch

Mendiktisaintek Hitung Anggaran Pendidikan Gratis di PTN

Mendiktisaintek Brian Yuliarto menjawab pertanyaan wartawan jelang ratas di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (23/9/2026) (foto:ist/Ant)
Mendiktisaintek Brian Yuliarto menjawab pertanyaan wartawan jelang ratas di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (23/9/2026) (foto:ist/Ant)

JAKARTA (Lentera) - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto mengatakan pihaknya masih melakukan penghitungan anggaran yang dibutuhkan, untuk memberikan pendidikan gratis di perguruan tinggi negeri.

Mendiktisaintek Brian menyampaikan, Presiden Prabowo Subianto memiliki keinginan yang kuat untuk berinvestasi dalam sektor pendidikan.

"Ini yang kami sedang lakukan hitung-hitungan, makanya hari ini ada rapat untuk membicarakan skema-skema, tahapan-tahapan dan lain-lainnya," kata Brian sebelum rapat terbatas (ratas) di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta mengutip Antara, Rabu (23/9/2026), 

Ketika ditanya lebih lanjut, mengenai estimasi biaya yang diperlukan, Brian mengatakan, masih belum dapat menyampaikan jumlahnya karena masih dalam proses penghitungan. 

Dengan terdapat sejumlah skema termasuk dilakukan bertahap, mulai dari mahasiswa baru atau mahasiswa yang masuk dalam kategori desil 4 atau rentan miskin.

"Nanti kita semuanya akan kita exercise mana yang paling fit dengan kondisi fiskal kita, ruang fiskal kita," tuturnya.

Namun, jelas Brian, pembahasan awal itu memperlihatkan keinginan Kepala Negara untuk memajukan pendidikan dan memperluas aksesnya kepada seluruh anak Indonesia, terutama di jenjang perguruan tinggi negeri.

Sebelumnya, Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dalam pernyataan, pada Rabu (22/9/2026) menyatakan, ratas hari ini diselenggarakan untuk membahas langkah-langkah yang perlu ditempuh untuk memastikan pendidikan negeri gratis dari tingkat sekolah dasar sampai universitas.

Pembahasan dilakukan sebagai bentuk tindak lanjut komitmen Presiden Prabowo Subianto, untuk memperluas akses pendidikan yang layak bagi seluruh anak Indonesia.

Hal itu juga ditegaskan Presiden dalam pidato di Jakarta, pada Jumat (18/9), bahwa pendidikan dari SD hingga perguruan tinggi seharusnya dapat dijangkau secara luas oleh masyarakat.

"Saya sangat setuju. Saya akan segera mengadakan ratas atau pokoknya biaya pendidikan negeri harus gratis. Biaya pendidikan negeri SD, SMP, SMA, universitas negeri harus gratis," kata Presiden saat berpidato di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, pada Jumat (18/9/2026).

 

Editor: Arief Sukaputra

 

Share:
Lenterajogja.com.
Lenterajogja.com.