21 September 2026

Get In Touch

Pemprov Kalteng Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Terdampak Karhutla

Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran, berikan bantuan kepada warga Sei Gohong
Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran, berikan bantuan kepada warga Sei Gohong

PALANGKA RAYA (Lentera) -Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) memastikan masyarakat terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tidak menghadapi kondisi sulit sendirian. Pemprov berupaya memberikan bantuan pangan, perlindungan kesehatan, dan dukungan sosial.

Hal ini dinyatakan Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran, saat membagikan masker dan vitamin kepada masyarakat di Kelurahan Sei Gohong, Kecamatan Bukit Batu, dalam upaya menjaga kesehatan di tengah kondisi udara yang terdampak karhutla.

"Masyarakat yang belum menerima bantuan dapat mengusulkan diri sesuai ketentuan melalui ruang pengaduan yang disediakan pemerintah," papar Agustiar, Senin (21/9/2026).

Sebanyak 179 warga juga menerima Kartu Huma Betang Sejahtera, yang menjadi syarat untuk dapat menerima bantuan tunai dan pangan, secara berkala sesuai kriteria penerima.

Selain bantuan melalui Kartu Huma Betang Sejahtera, Pemprov Kalteng juga menyediakan 200 paket sembako bagi masyarakat terdampak karhutla di luar penerima kartu.

“Saya mengimbau masyarakat untuk selalu menjaga kesehatan dengan menggunakan masker, tidak melakukan pembakaran, serta bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan sebagai bagian dari upaya pencegahan karhutla,” imbaunya.

Sementara itu Camat Bukit Batu, Hendrikus Satria Budi, turut serta memberikan bantuan air bersih bagi warga. Karena selain menghadapi dampak kabut asap, masyarakat juga sangat membutuhkan bantuan air bersih. Bantuan dari pemerintah ini diharapkan masyarakat dapat diberikan secara berkelanjutan.

Hendrikus menjelaskan, upaya mendapatkan sumber air melalui cara pengeboran sumur bukanlah perkara mudah. Kondisi tanah yang didominasi batu membuat hanya terdapat dua lokasi yang memungkinkan dilakukan pengeboran, salah satunya di depan kantor Kelurahan Sei Gohong.

“Warga berharap distribusi air tidak hanya dilakukan sekali, tetapi dilakukan secara berkelanjutan selama musim kemarau, mengingat air bersih merupakan salah satu kebutuhan dasar masyarakat,” tutupnya.

Reporter: Novita|Editor: Arifin BH

Share:
Lenterajogja.com.
Lenterajogja.com.