24 August 2026

Get In Touch

Naskah Lontar Kuno Ikut Terbakar dalam Insiden Kebakaran di Desa Adat Sade

Naskah lontar ikut terbakar dalam insiden kebakaran di Desa Adat Sade (Kompas)
Naskah lontar ikut terbakar dalam insiden kebakaran di Desa Adat Sade (Kompas)

LOMBOK TENGAH (Lentera) -Naskah lontar kuno ikut terbakar dalam insiden kebakaran di Desa Adat Sade, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Sabtu, 22 Agustus 2026.

Pada Minggu (23/8/2026), beberapa warga desa adat Sade tampak mengais sisa naskah lontar kuno yang sudah hangus terbakar.

Naskah yang sudah tidak utuh tersebut ditemukan warga di balik puing-puing rumah adat yang sebagian besar sudah rata dengan tanah.

Salah satu naskah lontar yang ditemukan adalah naskah lontar Rengganis dan sejumlah naskah lontar lain.

"Ini naskah lontar Rengganis," kata Jemain, salah satu warga desa Adat Sade, Minggu.

Naskah lontar tersebut biasa dibacakan saat ada acara adat seperti perkawinan, tradisi ngurisan (potong rambut anak bayi) dan sunatan.

"Sudah rusak semua," ujar Jemain.

Marwan, warga lainnya, sebagaimana dikutip Kompas, mengatakan bahwa naskah lontar ini banyak disimpan di rumah warga di Desa adat Sade dan dibacakan saat ada acara adat.

Sebagian naskah lagi yang berhasil diselamatkan, disimpan di rumah kepala Dusun.

"Naskah kuno dari nenek moyang kita," ungkap Marwan.

Selain naskah lontar, alat musik tradisional suku Sasak gendang Beleq juga ikut terbakar dalam insiden kebakaran tersebut.

Kebakaran di Desa Adat Sade terjadi pada Sabtu, 22 Agustus 2026, sekitar pukul 22.00 Wita.

Api yang diperkirakan berasal dari salah satu rumah di dekat masjid, dengan cepat menyambar rumah warga yang sebagian besar terbuat dari kayu, bambu, dan atap ilalang.

Saat ini, pemerintah daerah setempat masih terus mendata jumlah rumah yang terbakar.

Sejumlah bantuan makanan, minuman, selimut dan terpal, sudah berdatangan untuk membantu warga terdampak (*)

Editor: Arifin BH

Share:
Lenterajogja.com.
Lenterajogja.com.