18 August 2026

Get In Touch

JLS Jember Dapat Kucuran Pusat Rp 3 Triliun, Juga Bangun Kampung Nelayan di Tiga Titik

Bupati Jember Gus Fawait beserta rombongan saat meninjau Jalur Lintas Selatan sekaligus infrastruktur Kampung Nelayan Merah Putih dikawasan pesisir Jember selatan.
Bupati Jember Gus Fawait beserta rombongan saat meninjau Jalur Lintas Selatan sekaligus infrastruktur Kampung Nelayan Merah Putih dikawasan pesisir Jember selatan.

JEMBER (Lentera) Pemerintah Kabupaten Jember menegaskan komitmennya dalam mengawal keberlanjutan proyek Jalan Lintas Selatan (JLS) yang melintasi wilayah Jawa Timur bagian selatan. Langkah diplomasi dan pengawalan aktif yang dilakukan pemerintah daerah berhasil memastikan keberlanjutan proyek strategis nasional tersebut dengan alokasi anggaran sebesar Rp 3 triliun dari Pemerintah Pusat.

 

Bupati Jember, Gus Fawait, menyampaikan bahwa pengerjaan fisik lanjutan JLS dijadwalkan kembali bergulir pada akhir tahun ini. Proyek infrastruktur tersebut mencakup kawasan mulai Jombang, Kencong, Gumukmas, Puger, hingga wilayah pesisir lainnya yang tersambung dalam koridor strategis Malang, Lumajang, Jember, hingga Banyuwangi. "Program ini memang bersumber dari Pemerintah Pusat, namun realisasinya tidak lepas dari ikhtiar gigih Pemerintah Kabupaten Jember yang terus mendorong agar pembangunan JLS segera dituntaskan dan saling terhubung," ujar Gus Fawait, akhir pekan lalu. 

Konektivitas jalan lintas selatan diproyeksikan bakal menjadi penggerak utama bagi roda perekonomian masyarakat kawasan pesisir. Terbukanya aksesibilitas antarwilayah tidak hanya mempermudah mobilitas barang dan jasa, tetapi juga diyakini memicu efek berantai (multiplier effect) terhadap masuknya arus investasi regional maupun nasional. Gus Fawait juga menilai, sejumlah kawasan strategis dan pusat kegiatan ekonomi masyarakat yang telah disiapkan desa-desa sekitar. Misalnya, fasilitas KDMP yang merupakan langkah intuitif yang visioner.

"Ketika jalur JLS ini resmi tersambung penuh, pusat-pusat keramaian baru akan tumbuh pesat. Investor tentu akan melihat potensi besar di sepanjang wilayah selatan ini," jelasnya. Pemerintah Daerah Jember memastikan akan terus bersinergi dengan kepemimpinan nasional di bawah Presiden Prabowo Subianto guna menjamin seluruh percepatan infrastruktur di pesisir selatan Jember berjalan tepat waktu dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.  

Selain itu Bupati Jember Gus Fawait juga mengumumkan bahwa pada 2026 ini Kabupaten Jember dipercaya untuk merealisasikan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di tiga lokasi sekaligus. Gus Fawait menyebut, program strategis dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) ini dirancang guna memodernisasi, meningkatkan produktivitas, serta mengintegrasikan potensi desa pesisir dan sentra perikanan lokal.

Sebagai daerah dengan garis pantai terpanjang kedua di Jawa Timur, lanjutnya, Kabupaten Jember dinilai memiliki potensi kelautan yang sangat besar. Alhasil , Jember mendapatkan alokasi tiga unit KNMP secara serentak dari pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

Pembangunan fasilitas bernilai miliaran rupiah ini akan difokuskan pada tiga kawasan pesisir Jember. "Desa Puger Kulon diproyeksikan menjadi pusat utama pengembangan KNMP di wilayah Kabupaten Jember," terangnya. Selanjutnya, Desa Sumberrejo dan Desa Paseban disiapkan sebagai dua titik penyangga untuk mendukung operasional dan rantai pasok perikanan kawasan. Gus Fawait juga menegaskan pentingnya pemanfaatan anggaran negara secara optimal demi kesejahteraan warga. Khususnya, para nelayan yang menjadi tulang punggung perekonomian pesisir. (mok/ads)

Editor: Arifin BH

Share:
Lenterajogja.com.
Lenterajogja.com.