15 August 2026

Get In Touch

Korban Tewas Akibat Gempa Kolombia Mencapai 281 Orang dan 379 Orang Hilang

 tim penyelamat melakukan pencarian korban yang dinyatakan hilang. (foto Anadolu)
tim penyelamat melakukan pencarian korban yang dinyatakan hilang. (foto Anadolu)

KOLOMBIA (Lentera) - Korban tewas akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,4 yang mengguncang Kolombia pada Senin (10/8/2026) bertambah menjadi 281 orang. Sementara tim penyelamat terus melakukan pencarian terhadap ratusan orang yang masih dinyatakan hilang.

Presiden Kolombia, Abelardo de la Espriella, mengatakan operasi pencarian dan penyelamatan terus berlangsung tanpa henti, tetapi jumlah korban meninggal terus bertambah. De la Espriella mengatakan jumlah korban tewas akibat bencana tersebut telah mencapai 281 orang, sementara 3.971 orang terluka dan 379 lainnya masih dinyatakan hilang.

Ia menegaskan bahwa prioritas utama pemerintah saat ini adalah menyelamatkan nyawa. "Situasinya kompleks, tetapi kami mengerahkan seluruh sumber daya yang kami miliki. Kami juga memanfaatkan kemampuan negara-negara yang menawarkan bantuan dan memenuhi standar yang berlaku. Hati saya bersama keluarga para korban dan mereka yang masih hilang," kata De la Espriella melansir Anadolu Jumat (14/8/2026).

De la Espriella juga mengatakan gempa tersebut menyebabkan 127 bangunan runtuh, sebanyak 65.841 rumah mengalami kerusakan, dan 10.677 rumah lainnya hancur total.

Kolombia sebelumnya mengumumkan tiga hari berkabung nasional untuk mengenang para korban gempa magnitudo 7,4 yang mengguncang negara tersebut pada 10 Agustus.

Dalam pernyataan sebelumnya di Pereira, kota yang mencatat jumlah korban jiwa terbanyak akibat gempa, De la Espriella mengatakan pemerintah akan memberikan bantuan biaya sewa kepada keluarga yang kehilangan rumah. Gempa tersebut berdampak terhadap sejumlah wilayah di Kolombia. (*)


Editor: Lutfiyu Handi

Share:
Lenterajogja.com.
Lenterajogja.com.