13 August 2026

Get In Touch

AS-Iran Sepakat Perpanjang Gencatan Senjata 60 Hari Lagi

Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif (dua kiri) bersama Kepala Staf Angkatan Darat Pakistan Marsekal Lapangan Syed Asim Munir (kiri), Wakil Presiden Amerika Serikat J.D. Vance (dua kanan), Utusan Khusus AS Steve Witkoff (kanan), dan anggota delegasi AS
Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif (dua kiri) bersama Kepala Staf Angkatan Darat Pakistan Marsekal Lapangan Syed Asim Munir (kiri), Wakil Presiden Amerika Serikat J.D. Vance (dua kanan), Utusan Khusus AS Steve Witkoff (kanan), dan anggota delegasi AS

ISLAMABAD (Lentera) - Amerika Serikat dan Iran sepakat untuk memperpanjang gencatan senjata selama 60 hari lagi, setelah tenggat gencatan sesuai Nota Kesepahaman Islamabad berakhir pada 17 Agustus, menurut sumber Pemerintah Pakistan.

"Kedua belah pihak telah menyampaikan persetujuan mereka kepada para mediator untuk memperpanjang batas waktu. Namun, kedua belah pihak sedang bertukar pesan untuk memutuskan jangka waktu perpanjangan tersebut," kata sumber tersebut kepada Anadolu mengutip Antara, pada Rabu (12/8/2026).

AS dan Iran menyetujui, gencatan senjata yang dimediasi Pakistan pada April lalu dan kemudian menandatangani nota kesepahaman pada 17 Juni, untuk memulai negosiasi menuju kesepakatan akhir.

Namun demikian, pembicaraan tersebut kemudian menemui jalan buntu, akibat perbedaan pendapat mengenai jaminan keamanan dan kebebasan navigasi melalui Selat Hormuz, salah satu rute paling strategis di dunia bagi pasokan energi dan perdagangan global.

Pada 8-24 Juli, AS dan Iran kembali saling melancarkan serangan militer. AS melancarkan serangan terhadap sasaran-sasaran di wilayah Iran, sementara Iran membalas dengan menyerang fasilitas dan peralatan militer milik AS di beberapa negara Arab, termasuk Yordania, Bahrain, dan Kuwait.

 

Editor: Arief Sukaputra

 

Share:
Lenterajogja.com.
Lenterajogja.com.