KEDIRI (Lentera) - Prestasi pelajar SMK Kartanegara Wates Kabupaten Kediri, Moh. Hamzah Risqi pada ajang Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Pendidikan Menengah Tingkat Nasional 2026, mendapatkan apresiasi dari Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana.
Sebagai bentuk apresiasi dan penghargaan, Hamzah diundang langsung di ruang kerja Bupati Kediri yang biasa disapa Mas Dhito ini, Rabu (5/8/2026).
Dengan didampingi orang tua, guru pembimbing dan kepala sekolah SMK Kartanegara Wates.
"Capaian ini sesuatu yang luar biasa, dia asal Kecamatan Kandat juara nasional mendapat medali emas di bidang welding atau pengelasan. Ini butuh ketelatenan, dan daya juang," tutur Mas Dhito usai bertemu Hamzah.
Dalam kompetisi yang digelar di Jakarta pada 27 Juli hingga 1 Agustus itu, Hamzah berhasil mengungguli 33 peserta lain dari berbagai provinsi.
Prestasi yang didapat Hamzah tersebut, sekaligus mempertahankan gelar juara yang diraih sekolahnya.
Dalam ajang LKS Nasional tahun sebelumnya, dalam bidang yang sama medali emas juga diraih Mohamad Niko Syukron Abdilah, siswa SMK Kartanegara Wates.
"Meraih kemenangan itu sesuatu yang tidak mudah, tapi jauh lebih sulit mempertahankan kemenangan," ungkap Mas Dhito.
Orang nomor satu di Kabupaten Kediri itu pun berharap, tradisi perolehan medali emas itu dapat terus terjaga.
Pihaknya pun berpesan, kepada Hamzah untuk dapat menularkan ilmu yang dimiliki kepada adik-adik tingkatnya.
"Harapannya, tahun depan untuk kejuaraan LKS Nasional khususnya bidang welding atau pengelasan juara satunya masih dari Kabupaten Kediri," pungkasnya.
Atas prestasi yang berhasil diraih Hamzah, dalam pertemuan itu, Mas Dhito memberikan apresiasi berupa beasiswa pendidikan hingga perguruan tinggi beserta peralatan las untuk menunjang bakat pelajar SMK Kartanegara Wates itu.
Sementara itu, Hamzah mengaku, bangga capaian yang didapat di ajang LKS Nasional menjadikannya diundang dan mendapatkan apresiasi dari Bupati Kediri.
Menurutnya dalam mengikuti ajang LKS Nasional 2026, persiapan dilakukan dengan terus berlatih setiap hari.
"Sangat senang sekali. Untuk adik-adikku dari Kediri jangan malu untuk terus mencari prestasi," ujar pelajar Kelas XII jurusan Teknik Pengelasan dan Fabrikasi Logam (TPFL) ini.
Reporter: Ais/Editor: Arief Sukaputra





.jpg)
