27 July 2026

Get In Touch

Bupati Madiun Siapkan Revitalisasi Pasar Dempelan, Bahana Bersahaja Boyong Puluhan Layanan Publik

Bupati Madiun Hari Wuryanto didampingi tenaga kesehatan mengunjungi warga lanjut usia di Desa Dempelan guna memastikan kondisi kesehatan sekaligus menyerahkan bantuan sosial dalam rangkaian Bahana Bersahaja
Bupati Madiun Hari Wuryanto didampingi tenaga kesehatan mengunjungi warga lanjut usia di Desa Dempelan guna memastikan kondisi kesehatan sekaligus menyerahkan bantuan sosial dalam rangkaian Bahana Bersahaja

MADIUN (Lentera) -Kepulangan Bupati Madiun Hari Wuryanto ke kampung halamannya di Desa Dempelan, Kecamatan Madiun, bukan sekadar nostalgia. Melalui program Bakti Harmoni Madiun Bersahaja (Bahana Bersahaja) pada 21–22 Juli 2026, Pemerintah Kabupaten Madiun menghadirkan pelayanan publik terpadu sekaligus menyiapkan sejumlah agenda pembangunan yang berorientasi pada penguatan ekonomi desa.

Seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) diterjunkan ke Desa Dempelan untuk membuka berbagai layanan bagi masyarakat. Warga dapat mengakses pengurusan administrasi kependudukan, perizinan usaha, pelayanan kesehatan, pasar murah, hingga berbagai layanan pemerintahan lainnya dalam satu lokasi.
"Seluruh kepala OPD hadir untuk memberikan pelayanan langsung. Ini kesempatan bagus bagi masyarakat Desa Dempelan untuk mengurus berbagai keperluan birokrasi dalam satu lokasi tanpa harus jauh-jauh datang ke kantor dinas," kata Hari, Rabu (22/7/2026).

Program tersebut sekaligus menjadi upaya mendekatkan pelayanan pemerintah kepada masyarakat, sehingga berbagai kebutuhan administrasi dapat diselesaikan secara cepat dan efisien.

Di sela kegiatan, Hari menyempatkan berkeliling kampung tempat ia menghabiskan masa kecil. Didampingi tenaga kesehatan, ia mengunjungi sejumlah warga lanjut usia untuk memantau kondisi kesehatan mereka sekaligus menyerahkan bantuan sosial.

Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Madiun itu mendapat sambutan hangat dari warga. Tak sedikit yang masih mengenang Hari saat tumbuh di Desa Dempelan pada era 1970-an sebelum meniti karier hingga menjadi Bupati Madiun.

Selain memberikan pelayanan, Bahana Bersahaja juga dimanfaatkan sebagai forum menyerap aspirasi masyarakat. Salah satu usulan yang mengemuka ialah revitalisasi Pasar Desa Dempelan yang dinilai memiliki peran strategis sebagai pusat aktivitas ekonomi sekaligus penyumbang Pendapatan Asli Desa (PADes).

Menindaklanjuti aspirasi tersebut, Hari mengaku telah meminta Dinas Perdagangan melakukan kajian teknis sebagai dasar pengembangan pasar.

"Pasar itu merupakan pusat perekonomian kita dan salah satu sumber PADes Desa Dempelan. Karena itu memang perlu dikembangkan agar potensinya semakin meningkat," ujarnya.

Menurut Hari, penguatan sektor ekonomi desa harus berjalan beriringan dengan pembangunan infrastruktur. Ia menilai sebagian besar fasilitas dasar di Desa Dempelan telah memadai, mulai dari jalan lingkungan, fasilitas pendidikan, kantor desa, lapangan, hingga gedung pertemuan warga.

Meski demikian, masih terdapat sejumlah pekerjaan yang perlu diselesaikan, terutama pelebaran saluran irigasi dan drainase untuk mendukung aktivitas masyarakat.
"Kalau jalan alhamdulillah sudah selesai semua. Tinggal beberapa saluran irigasi dan selokan yang perlu pelebaran. Selebihnya insyaallah sudah baik," tuturnya.

Melalui Bahana Bersahaja, Pemkab Madiun tidak hanya membawa pelayanan pemerintahan lebih dekat kepada masyarakat, tetapi juga menjadikan desa sebagai titik awal perencanaan pembangunan. Aspirasi warga yang dihimpun secara langsung diharapkan menjadi dasar penyusunan kebijakan yang lebih tepat sasaran, sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi dan kualitas infrastruktur di tingkat desa.

Repoter : Wiwiet Eko Prasetyo|Editor: Arifin BH

Share:
Lenterajogja.com.
Lenterajogja.com.