20 July 2026

Get In Touch

Jazz Gunung Bromo Perkuat Pariwisata dan Budaya di Probolinggo

Penampilan seni budaya di even Jazz Gunung Series Bromo Sunset Music and Culture Vol. 3 di Amphiteater Seruni Point, Sabtu (18/7/2026) sore. (foto:ist/Ant/Prokopim Kabupaten Probolinggo)
Penampilan seni budaya di even Jazz Gunung Series Bromo Sunset Music and Culture Vol. 3 di Amphiteater Seruni Point, Sabtu (18/7/2026) sore. (foto:ist/Ant/Prokopim Kabupaten Probolinggo)

PROBOLINGGO (Lentera) - Jazz Gunung Series Bromo Sunset Music and Culture Volume 3 yang kembali digelar, diharapkan menjadi panggung kolaborasi seni untuk memperkuat pariwisata dan budaya di Kabupaten Probolinggo.

"Jazz Gunung bukan hanya menghadirkan hiburan berkualitas, tetapi juga menjadi ruang bagi para seniman lokal untuk terus berkarya sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Kabupaten Probolinggo kepada masyarakat luas," kata Bupati Probolinggo, Mohammad Haris dalam keterangannya melansir Antara, Minggu (19/7/2026).

Menurutnya, kegiatan seperti itu sangat penting untuk memperkuat sektor pariwisata dan menggerakkan perekonomian masyarakat di Kabupaten Probolinggo.

"Kegiatan budaya yang dikemas dengan konsep kreatif mampu meningkatkan daya tarik wisata Gunung Bromo sekaligus memperkuat identitas budaya daerah di tingkat nasional maupun internasional," tuturnya.

Melalui penyelenggaraan Jazz Gunung Series Bromo Sunset Music and Culture Vol. 3, Pemkab Probolinggo berharap sektor pariwisata, seni budaya dan ekonomi kreatif terus tumbuh secara berkelanjutan serta semakin memperkuat posisi Bromo sebagai destinasi wisata unggulan yang kaya akan nilai budaya.

Sementara Founder Jiwa Jawa Resort Bromo, Sigit Pramono mengatakan Jazz Gunung merupakan bagian dari upaya membangun ekosistem seni dan budaya yang berkelanjutan melalui kolaborasi berbagai pihak.

“Kekuatan bangsa Indonesia ada pada seni dan budayanya, sehingga kami ingin terus menghadirkan ruang bagi para seniman dan budayawan untuk berkarya sekaligus mengangkat kekayaan budaya Nusantara, termasuk budaya Kabupaten Probolinggo,” katanya.

Ia menjelaskan, Jazz Gunung tidak hanya menghadirkan pertunjukan musik, tetapi juga mengembangkan berbagai kegiatan budaya lainnya, seperti pameran seni rupa, pertunjukan tradisional hingga festival kuliner Nusantara sebagai bentuk pelestarian budaya sekaligus penguatan ekonomi kreatif.

Ratusan pengunjung yang memadati Amphiteater Seruni Point, disuguhkan beragam pertunjukan seni dan budaya, mulai dari penampilan Festival Jathilan hingga Pestaraya Soto Nusantara yang menghadirkan ragam kuliner khas dari berbagai daerah.

 

Editor: Arief Sukaputra

 

Share:
Lenterajogja.com.
Lenterajogja.com.