CALIFORNIA (Lentera) - Perusahaan rintisan milik Ben Affleck, InterPositive diakuisisi Netflix sebesar 587 juta dolar AS atau sekitar Rp10,53 miliar (asumsi kurs Rp17.942).
Melansir Variety, Jumat (17/7) mengutip Antara, Minggu (19/7/2026), Netflix dalam laporan Formulir 10-Q perusahaan kepada Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) Amerika Serikat mengonfirmasi, bahwa penyelesaian akuisisi telah diselesaikan pada Maret.
Perusahaan platform streaming film itu, Netflix membeli perusahaan rintisan milik Affleck yang berdiri pada 2022, dengan tujuan mengembangkan alat berbasis kecerdasan buatan (AI) yang menempatkan pembuat film sebagai pusat dari proses.
Alat yang dihadirkan perusahaan rintisan tersebut memungkinkan pembuatan film menggunakan AI dalam rekaman harian produksi untuk membantu meningkatkan pekerjaan pasca-produksi seperti pencampuran, pencahayaan ulang adegan, dan penambahan efek visual, tanpa perlu upaya generatif visual.
"Dari penemuan gambar bergerak hingga transisi ke digital, dari penangkapan gerakan hingga produksi virtual, teknologi telah berevolusi seiring dengan para seniman yang menggunakannya," kata Affleck.
Akuisisi tersebut membawa tim InterPositive yang terdiri dari 16 orang insinyur, peneliti, dan kreatif, sementara Ben Affleck bergabung dengan Netflix sebagai penasihat senior. Kedua perusahaan juga menyepakati, penggabungan ini menjadi langkah untuk mengembangkan teknologi secara bertanggung jawab.
Salah seorang CEO Netflix, Ted Sarandos menyoroti penggunaan AI dalam serial dokumenter "The American Experiment" untuk menghasilkan rangkaian gambar dua kali lebih cepat, dan dengan setengah biaya dari pilihan sebelumnya.
Dia menegaskan, perusahaan tersebut tidak ingin menggantikan karya buatan manusia dengan teknologi generatif.
Editor: Arief Sukaputra





.jpg)
