Optimis Penuhi Indikator Kota Sehat, Pemkot Palangka Raya Terus Benahi Infrastruktur Lingkungan
PALANGKA RAYA (Lentera) – Pemerintah Kota (Pemkot) Palangka Raya terus berupaya melakukan pembenahan infrastruktur lingkungan yang direalisasikan melalui tatanan Permukiman dan Fasilitas Domestik.
Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, mengatakan tatanan kedua dalam indikator Kabupaten/Kota Sehat (KKS) ini menjadi salah satu pilar penentu utama dalam menciptakan wajah perkotaan yang bersih, sehat, dan nyaman.
"Salah satu fokus utama yang tengah dikejar oleh pemerintah daerah adalah penyediaan akses air minum yang aman dan merata bagi seluruh warga," papar Zaini, Kamis (16/7/2026).
Ia mengatakan Pemkot Palangka Raya berkomitmen akan memperluas jaringan panyaluran air bersih, terutama ke wilayah-wilayah pinggiran dan padat penduduk, guna memastikan konsumsi air harian masyarakat telah memenuhi standar kualitas kesehatan sebagaimana ditetapkan.
Selain air bersih, pemenuhan akses sanitasi yang layak melalui pengadaan jamban sehat juga menjadi perhatian serius pemerintah setempat. Melalui dinas terkait, Pemkot Palangka Raya secara bertahap mengeliminasi praktik buang air besar sembarangan (BABS), dengan membangun sarana sanitasi komunal maupun individu bagi keluarga yang belum memiliki fasilitas penunjang kesehatan tersebut.
"Aspek pengelolaan sampah domestik atau rumah tangga turut menjadi tantangan yang terus dibenahi secara sistematis," tuturnya.
Selain itu Pemkot mendorong optimalisasi fungsi Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) di setiap kelurahan agar volume sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) bisa berkurang sejak dari sumbernya melalui pemilahan yang benar.
Zaini menambahkan, penataan kawasan permukiman agar menjadi lingkungan yang layak huni, terus diupayakan melalui program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan peningkatan kualitas infrastruktur lingkungan.
“Agar tercipta tata ruang yang rapi dan estetis, maka perlu dilakukan perbaikan drainase untuk mencegah genangan air serta penataan gang-gang permukiman,” jelasnya.
Melalui perbaikan fasilitas dasar ini ia berharap tidak hanya akan berdampak pada raihan penghargaan nasional, tetapi mampu meningkatkan derajat kesehatan dan kualitas hidup masyarakat Kota Cantik secara nyata.
"Dengan adanya integrasi program pada tatanan permukiman dan fasilitas domestik tersebut, Pemkot Palangka Raya optimis indikator penilaian Kota Sehat dapat terpenuhi," pungkasnya. (*)
Reporter : Novita
Editor: Lutfiyu Handi




.jpg)
