Perumda Tugu Tirta Kota Malang Berharap jadi Percontohan Nasional Sistem Air Minum Aman untuk MBG
MALANG (Lentera) - Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tugu Tirta Kota Malang berharap dapat menjadi percontohan nasional dalam penyediaan sistem air minum yang aman untuk mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
"Kami berharap dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam mendukung program strategis nasional melalui penyediaan air minum yang aman, sehat, dan berkelanjutan. Ini merupakan bentuk komitmen kami," ujar Direktur Utama Perumda Tugu Tirta Kota Malang, Priyo Sudibyo, dalam keterangan resmi yang diterima pada Kamis (16/7/2026).
Harapan akan peluang tersebut mengemuka usai pihaknyamenerima asesmen dari Tim Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas terkait kesiapan sistem air minum dan sanitasi aman untuk mendukung keamanan pangan dalam implementasi program MBG di Kota Malang.
"MBG tidak hanya membutuhkan makanan yang bergizi, tetapi juga harus didukung oleh ketersediaan air minum yang sehat, aman, dan memenuhi standar kualitas. Kami siap mendistribusikan air minum berkualitas ke seluruh SPPG di Kota Malang," katanya.
Priyo menjelaskan, salah satu BUMD Kota Malang tersebut telah menyiapkan berbagai penguatan sistem untuk menjamin mutu air minum. Mulai dari pengelolaan sumber air baku, proses produksi, pengawasan kualitas secara berkelanjutan, hingga distribusi kepada pelanggan.
Dengan pengalaman mengembangkan layanan air minum prima, lanjut Priyo, perusahaan optimistis mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendukung implementasi program MBG sekaligus memastikan aspek keamanan pangan tetap terjaga.
Sebelumnya, Tim Bappenas yang dipimpin Staf Ahli Menteri Bidang Pemerataan Pembangunan Regional, Tri Dewi Virgiyanti, melakukan asesmen kesiapan sistem air minum dan sanitasi aman di Kota Malang, Rabu (15/7/2026).
Rangkaian kegiatan meliputi peninjauan lapangan bersama Wali Kota Malang serta diskusi teknis di Kantor Pusat Perumda Tugu Tirta untuk melihat kesiapan infrastruktur dalam mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis. (*)
Reporter: Santi Wahyu
Editor : Lutfiyu Handi





.jpg)
