02 July 2026

Get In Touch

DPRD Surabaya Minta Seleksi Direksi KBS Utamakan Kualitas, Bukan Kecepatan

Anggota Komisi B DPRD Surabaya, Yuga Pratisabda Widyawasta. (Amanah/Lentera)
Anggota Komisi B DPRD Surabaya, Yuga Pratisabda Widyawasta. (Amanah/Lentera)

SURABAYA (Lentera) -Proses seleksi anggota direksi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Kebun Binatang Surabaya (KBS) memasuki tahapan lanjutan setelah 13 pelamar dinyatakan lolos seleksi administrasi. 

Anggota Komisi B DPRD Surabaya, Yuga Pratisabda Widyawasta, mengatakan seleksi saat ini masih berada pada tahap verifikasi administrasi. Sebanyak 13 pelamar dinyatakan memenuhi syarat untuk mengikuti tahapan berikutnya.

Ia menegaskan proses rekrutmen harus mengutamakan kualitas calon direksi agar mampu membawa KBS semakin berkembang.

Dari jumlah tersebut, tiga orang mendaftar sebagai calon Direktur Utama, lima orang untuk posisi Direktur Keuangan dan SDM, serta lima orang untuk posisi Direktur Operasional dan Umum.

"Prosesnya memang sudah berjalan. Daftar nama pelamar yang memenuhi syarat administrasi akan mengikuti tahapan seleksi berikutnya," kata Yuga, Rabu (1/7/2026).

Yuga mengakui proses seleksi terkesan berlangsung cukup lama. Menurutnya, hal itu dipengaruhi oleh minimnya jumlah pelamar, khususnya untuk posisi Direktur Utama yang hanya diikuti tiga orang.

"Kenapa kesannya lama, mungkin karena pendaftarnya sedikit. Contohnya sekarang yang mendaftar posisi direktur utama hanya tiga orang. Mungkin pemerintah kota juga berharap ada tambahan pendaftar," tuturnya.

Politikus PSI tersebut menegaskan, kualitas calon direksi harus menjadi prioritas utama. Karena itu, apabila proses seleksi perlu diulang demi mendapatkan lebih banyak kandidat yang memenuhi kriteria, hal tersebut bukan menjadi persoalan.

"Kita lihat dulu prosesnya sejauh apa. Kalau memang harus diulang karena pendaftarnya belum memenuhi harapan, silakan saja. Yang penting hasilnya adalah yang terbaik untuk KBS," tegasnya.

Selain menyoroti proses seleksi, Yuga juga menilai kinerja Perumda KBS sepanjang 2025 menunjukkan tren positif, terutama dari sisi keuangan. Menurutnya, capaian tersebut harus mampu dipertahankan bahkan ditingkatkan oleh jajaran direksi yang baru.

Ia berharap seleksi tersebut menghasilkan sosok direktur utama yang memiliki kepemimpinan kuat, visi yang jelas, serta mampu menyeimbangkan orientasi bisnis dengan fungsi edukasi Kebun Binatang Surabaya sebagai perusahaan daerah.

"Direktur utama harus punya visi dan misi yang jelas untuk KBS. Statusnya sekarang sudah menjadi Perumda, sehingga harus berorientasi pada peningkatan kinerja perusahaan, tetapi fungsi edukasinya juga tetap harus berjalan," pungkasnya.

Reporter: Amanah|Editor: Arifin BH

Share:
Lenterajogja.com.
Lenterajogja.com.