26 June 2026

Get In Touch

Gempa Magnitudo 6,9 Guncang Timut Laut Jepang, Tidak Berpotensi Tsunami

Ilustrasi seismograf, alat pencatat gempa bumi. (foto:ist/Ant/Anadolu)
Ilustrasi seismograf, alat pencatat gempa bumi. (foto:ist/Ant/Anadolu)

TOKYO (Lentera) - Sebuah gempa dengan perkiraan magnitudo awal 6,9 mengguncang timur laut Jepang, pada Kamis (25/6/2026) pagi waktu setempat, tetapi peringatan tsunami tidak dikeluarkan oleh otoritas setempat.

Menurut Dinas Meteorologi Jepang (JMA) melansir Antara, gempa yang terjadi pukul 7:30 waktu setempat tersebut (05:30 WIB) terjadi di pesisir Prefektur Iwate di Samudera Pasifik, dengan episentrumnya berkedalaman 50 kilometer.

Berdasarkan skala intensitas gempa Jepang dengan nilai maksimum 7, gempa tersebut dirasakan dengan skala 6 ke atas di Hashikami dan 6 ke bawah di Hachinohe kedua wilayah tersebut terletak di Prefektur Aomori.

Gempa dengan skala 6 ke atas berarti selama gempa, orang-orang tidak akan bisa berdiri atau bergerak kecuali dengan merangkak, sebagian besar mebel yang tak ditambatkan akan bergerak, dan barang-barang akan jatuh.

Sementara gempa dirasakan dengan skala 5 di Prefektur Aomori, serta di Morioka dan bagian lain dari Prefektur Iwate. Gempa juga terasa di prefektur Miyagi, Hokkaido, Akita, Yamagata, dan Fukushima, serta Tokyo dan prefektur sekitarnya.

Layanan kereta cepat Shinkansen Tohoku juga berhenti di antar stasiun Sendai dan Shin-Aomori setelah gempa, menurut pernyataan JR East.

 

 

Editor: Arief Sukaputra

 

Share:
Lenterajogja.com.
Lenterajogja.com.