24 June 2026

Get In Touch

Peserta Membludak, Khitan Massal Hari Jadi Kabupaten Madiun Layani Ratusan Anak

Wakil Bupati Madiun dr. Purnomo Hadi turut mengkhitan peserta pada kegiatan khitanan massal di RSUD Dolopo. Program sosial tersebut merupakan rangkaian peringatan Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun.
Wakil Bupati Madiun dr. Purnomo Hadi turut mengkhitan peserta pada kegiatan khitanan massal di RSUD Dolopo. Program sosial tersebut merupakan rangkaian peringatan Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun.

MADIUN ( Lentera) – Pemerintah Kabupaten Madiun terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, melalui berbagai program sosial yang menyentuh langsung kebutuhan warga.

Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan khitanan massal, yang digelar dalam rangka Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun Tahun 2026 dan peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK.

Kegiatan yang dipusatkan di tiga lokasi, yakni RSUD Dolopo, Sekretariat Daerah Kabupaten Madiun, dan RSUD Caruban tersebut mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Tingginya antusiasme terlihat dari jumlah peserta yang melampaui target yang telah ditetapkan.

Wakil Bupati Madiun, dr. Purnomo Hadi saat meninjau pelaksanaan khitanan massal di RSUD Dolopo, Selasa (23/6/2026), mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Khitan bukan hanya bagian dari ajaran agama yang telah dilakukan sejak zaman Nabi Ibrahim, tetapi juga memiliki manfaat kesehatan yang besar bagi laki-laki. Karena itu, pemerintah berupaya memfasilitasi masyarakat melalui kegiatan sosial seperti ini,” ujarnya.

Menurut Purnomo, setiap lokasi semula ditargetkan melayani 100 peserta. Namun khusus di RSUD Dolopo, jumlah peserta mencapai 135 anak karena tingginya minat masyarakat.

“Ini menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap program yang diselenggarakan pemerintah daerah. Seluruh peserta tetap kami layani dengan baik meskipun jumlahnya melebihi target awal,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Madiun juga memastikan, kegiatan tersebut terbuka bagi seluruh warga yang membutuhkan tanpa membedakan latar belakang sosial maupun ekonomi.

Selain khitan gratis, para peserta mendapatkan berbagai bantuan berupa baju muslim, perlengkapan sekolah, serta uang saku sebagai bentuk perhatian pemerintah kepada anak-anak dan keluarga mereka.

Purnomo menambahkan, rangkaian Hari Jadi Kabupaten Madiun tahun ini tidak hanya berisi kegiatan seremonial, tetapi juga berbagai program yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat, mulai dari pelayanan sosial, penguatan budaya lokal, hingga pemberdayaan UMKM.

“Harapannya, kegiatan ini memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat dan mampu melahirkan generasi muda Kabupaten Madiun yang sehat, beretika, bersemangat, serta siap berkontribusi dalam pembangunan daerah,” ungkapnya.

Sementara itu, Pelaksana Harian (Plh) Direktur RSUD Dolopo, Dewi Majasari menjelaskan bahwa peserta khitanan massal di RSUD Dolopo berasal dari enam kecamatan di wilayah selatan Kabupaten Madiun, yakni Dolopo, Kebonsari, Dagangan, Geger, Kare, dan Jiwan.

Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergi antara pemerintah daerah dan fasilitas pelayanan kesehatan dalam mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat.

“Khitanan massal ini menjadi salah satu upaya membantu masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan sejak usia dini,” ujarnya.

Untuk menjamin pelayanan berjalan optimal, RSUD Dolopo menerjunkan tim medis yang terdiri dari tiga dokter spesialis, tiga dokter umum, serta 44 perawat dan tenaga kesehatan lainnya.

Suasana haru dan bahagia tampak mewarnai kegiatan tersebut. Setelah menjalani proses khitan, para peserta terlihat lebih tenang dan gembira saat menerima bingkisan yang telah disiapkan panitia. Para orang tua pun menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kepedulian Pemerintah Kabupaten Madiun yang terus menghadirkan program-program bermanfaat bagi masyarakat. (ADV)

 

Reporter: Wiwiet Eko Prasetyo

Share:
Lenterajogja.com.
Lenterajogja.com.