24 June 2026

Get In Touch

Tumbuhkan Ekonomi Daerah, KAI Daop 7 Madiun Open Trip Wisata "Rail Tour Jawa Timur" ke Blitar

Iustrasi penumpang kereta api di Stasiun Blitar.
Iustrasi penumpang kereta api di Stasiun Blitar.

BLITAR (Lentera) - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun terus menegaskan komitmennya tidak hanya sebagai penyedia jasa transportasi yang aman dan nyaman, tetapi juga sebagai pendorong utama pertumbuhan ekonomi serta pariwisata daerah. 

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari menyampaikan komitmen tersebut diwujudkan melalui program pariwisata tematik "Rail Tour Jawa Timur", yang dihadirkan sebagai pilihan perjalanan wisata menarik bagi masyarakat.

"Program yang telah dimulai sejak 30 Oktober 2025 lalu ini, merupakan hasil dari sinergi kuat antara PT KAI Daop 7 Madiun dengan dua belas Pemerintah Daerah (Pemda) di Jawa Timur," ujar Tohari, Selasa (23/6/2026).

Dijelaskannya, kerja sama dengan 12 pemerintah daerah tersebut, yaitu Pemerintah Kabupaten Magetan, Ngawi, Kabupaten/Kota Madiun, Kabupaten Nganjuk, Jombang, Kabupaten/Kota Kediri, Kabupaten Tulungagung, dan Kabupaten/Kota Blitar. Kolaborasi aktif ini juga melibatkan Dinas Pariwisata (Dispar) serta Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) setempat termasuk wilayah Kabupaten dan Kota Blitar

"Tujuannya memanfaatkan jaringan perkeretaapian sebagai moda transportasi utama, untuk menghadirkan pengalaman wisata yang berkelanjutan, inklusif, dan sarat nilai edukasi bagi masyarakat," jelasnya.

Tohari menyebutkan, bahwa Rail Tour Jawa Timur dirancang, untuk menawarkan pengalaman perjalanan yang unik dan terintegrasi. Program ini secara efektif menghubungkan berbagai destinasi wisata unggulan di Jawa Timur, khususnya di wilayah Daop 7 Madiun dengan kenyamanan moda transportasi kereta api.

"Program ini adalah bentuk kolaborasi lintas sektor yang sangat membanggakan, kami mengundang masyarakat, komunitas, hingga instansi pendidikan untuk merasakan pengalaman berwisata dengan cara yang berbeda, seru, sekaligus edukatif melalui open trip ini," terang Tohari.

Tohari berharap, sinergi ini dapat memberikan kesan baru bagi masyarakat dalam menikmati waktu luang atau momen liburan bersama keluarga. 

Perjalanan wisata ini tidak hanya menjadi ajang rekreasi yang nyaman, tetapi juga penuh nilai edukasi, sejarah, dan budaya lokal. Jaringan perkeretaapian siap menjadi jalur utama menuju petualangan baru yang berkesan di Jawa Timur.

Salah satu Paket Unggulan, adalah Jelajah Bumi Bung Karno Blitar sebagai bagian dari komitmen mendorong pariwisata daerah, KAI Daop 7 Madiun kini membuka layanan Open Trip Rail Tour Blitar yang akan dilaksanakan pada Kamis, 16 Juli 2026. 

"Salah satu unggulan yang sangat diminati untuk wisata edukasi keluarga ini, adalah Paket Wisata Kota Bumi Bung Karno Blitar," ungkapnya.

Paket dibanderol dengan tarif mulai Rp385.000 per orang, layanan ini tersedia dengan titik keberangkatan (start) dari Stasiun Madiun, Stasiun Nganjuk, Stasiun Kertosono, Stasiun Tulungagung dan Stasiun Kediri. 

Adapun fasilitas termasuk (Include): Tiket Kereta Api PP menggunakan KA Gajayana, untuk keberangkatan dan KA Malabar untuk kembalinya, Tour Guide, Angkutan Lanjutan (Feeder), dan HTM tempat wisata. 

"Dengan destinasi utama adalah Makam Bung Karno, Pantai Tambakrejo dan Kampung Cokelat," papar Tohari.

Untuk masyarakat yang ingin bergabung dalam keseruan Open Trip Rail Tour Blitar ini, dapat melakukan pendaftaran dengan cara yang sangat praktis:

1. Scan Barcode pendaftaran yang tertera pada materi publikasi resmi KAI Daop 7 Madiun, atau

2. Menghubungi nomor handphone Tim Marketing Daop 7 Madiun di 0811 2021 0007.

Tohari menambahkan, PT KAI Daop 7 Madiun mengajak, seluruh lapisan masyarakat untuk memanfaatkan program Rail Tour ini sebagai sarana berlibur bersama keluarga maupun rekan kerja. 

"Dengan memilih transportasi kereta api untuk berwisata, masyarakat tidak hanya mendapatkan pengalaman liburan yang aman dan bebas macet, tetapi juga turut berkontribusi dalam mendukung UMKM wisata lokal serta menciptakan ekosistem pariwisata yang ramah lingkungan,” tutup Tohari.

 

 

Reporter: Ais/Editor: Arief Sukaputra

 

 

Share:
Lenterajogja.com.
Lenterajogja.com.