20 June 2026

Get In Touch

Rusia Cabut Peringatan Warganya Tidak Kunjungi Negara Teluk

Pemandangan Kremlin di Moskow, Rusia pada akhir 2025 lalu. (foto:ist/dok.Ant/Xinhua)
Pemandangan Kremlin di Moskow, Rusia pada akhir 2025 lalu. (foto:ist/dok.Ant/Xinhua)

MOSKOW (Lentera) - Rusia mencabut imbauan yang memperingatkan warga negaranya, untuk tidak melakukan perjalanan ke negara-negara Teluk, pada Jumat (19/6/2026). 

Menyusul penandatanganan perjanjian damai sementara, antara Amerika Serikat (AS) dan Iran, menurut Kementerian Luar Negeri Rusia.

Dalam sebuah pernyataan yang dipublikasikan di lamannya mengutip Antara, Sabtu (20/6/2026), kementerian tersebut mengatakan, keputusan itu diambil dengan mempertimbangkan nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) yang ditandatangani oleh AS dan Iran, pada Rabu (17/6/2026), yang bertujuan mengakhiri konflik militer dan menstabilkan situasi kawasan.

Kementerian itu mengatakan, tidak lagi melihat perlunya mempertahankan rekomendasi sebelumnya yang meminta kepada warga Rusia untuk menahan diri dari perjalanan pribadi, termasuk perjalanan wisata, ke negara-negara anggota Dewan Kerja Sama Teluk (Gulf Cooperation Council/GCC), yakni Bahrain, Qatar, Kuwait, Uni Emirat Arab, Oman, dan Arab Saudi.

Kementerian tersebut menyatakan, harapannya agar ketentuan-ketentuan dalam MoU itu dilaksanakan dengan itikad baik guna membantu menciptakan kondisi bagi normalisasi yang berkelanjutan dan jangka panjang atas situasi militer-politik di kawasan Teluk.

 

 

Editor: Arief Sukaputra

 

Share:
Lenterajogja.com.
Lenterajogja.com.