20 June 2026

Get In Touch

BPBD Sigi Catat 2.319 Rumah dan Ratusan Fasum Rusak Akibat Gempa

Puing-puing rumah warga di Desa Kamarora A, Kecamatan Nokilalaki berserakan akibat dampak gempa 6,7 mengguncang Kabupaten Sigi, Rabu (17/6/2026). (foto:ist/Ant)
Puing-puing rumah warga di Desa Kamarora A, Kecamatan Nokilalaki berserakan akibat dampak gempa 6,7 mengguncang Kabupaten Sigi, Rabu (17/6/2026). (foto:ist/Ant)

SIGI (Lentera) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng) mencatat, hingga saat ini jumlah rumah rusak akibat bencana gempa bumi di daerah itu mencapai 2.319 unit.

Kemudian ratusan fasilitas umum, seperti kantor pemerintahan, sekolah dan tempat ibadah juga dilaporkan mengelami kerusakan. 

"Jadi berdasarkan data dari Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) untuk rumah rusak sebanyak 2.319 unit terdiri dari rusak ringan 1.966 rumah, rusak sedang 219 unit dan rusak berat 134 unit," kata Kepala BPBD Sigi, Henri Kusuma di Sigi, Jumat (19/6/2026) mengutip Antara, Sabtu (20/6/2026).

Ia mengemukakan, terjadi penambahan total korban dan terdampak 8.586 jiwa dengan 2.762 kepala keluarga pada bencana gempa bumi di Kabupaten Sigi.

"Secara rinci korban luka berat 17 orang dan luka ringan 108 orang dengan tiga warga meninggal dunia," ujarnya.

Menurutnya, wilayah terdampak akibat bencana gempa bumi tersebut tersebar di 42 desa dengan sembilan kecamatan, yakni Sigi Kota, Palolo, Nokilalaki, Tanambulava, Lindu, Dolo, Sigi Biromaru, Dolo Selatan dan Gumbasa.

"Sebaran desa terdampak cukup parah itu di Desa Uneni, Tongoa, Kamarora A, Kamarora B dan Sintuwu," paparnya.

Ia menuturkan, terdapat berbagai fasilitas umum di Kabupaten Sigi yang rusak akibat gempa bumi seperti kantor pemerintahan, tempat ibadah yakni 16 masjid dan 63 gereja, 37 sekolah dan lima puskesmas.

"Data-data ini terus kami update setiap harinya, dan dilaporkan kepada Pemkab Sigi," imbuhnya.

Sebelumnya, BMKG melaporkan gempa bumi tektonik dengan magnitudo 6,7 mengguncang wilayah Sigi, Parimo, Donggala dan Kota Palu, Sulteng, Selasa (16/6/2026), pukul 10.27 WIB.

 

Editor: Arief Sukaputra

 

 

Share:
Lenterajogja.com.
Lenterajogja.com.