20 June 2026

Get In Touch

Disorot Dunia Mode, Hailey Bieber Pakai Sepatu 'Kuku Babi' Valentino

Disorot Dunia Mode, Hailey Bieber Pakai Sepatu 'Kuku Babi' Valentino

SURABAYA ( LENTERA ) - Dalam lanskap mode yang semakin sulit dipisahkan dari budaya pop dan percakapan digital, sebuah kreasi terbaru dari rumah mode Valentino Garavani kembali membuktikan bahwa batas antara estetika dan kontroversi kini kian tipis. Sepasang sepatu seharga US$1.100 atau sekitar Rp 17,9 juta ini bukan hanya menjadi objek fashion runway, tetapi juga bahan perdebatan hangat di media sosial—bahkan berubah menjadi meme yang tak berhenti diproduksi ulang.

Model yang dimaksud adalah Open Toe Révélé Suede Pumps, sepatu hak tinggi dengan siluet open toe dan tinggi 10,5 cm yang menampilkan jari kaki secara terbuka. Pada bagian depan, desainnya diperkuat strap transparan berbahan polimer yang melintang, menciptakan ilusi visual seolah jari kaki “mengintip” keluar dari struktur sepatu. Detail ini dipadukan dengan aksesori VLogo Signature berlapis kuningan bernuansa antik, dalam pilihan warna hitam, rust, hingga aquamarine, sebuah palet yang mencoba menyeimbangkan kesan modern dan klasik.

Sepatu ini telah tampil di berbagai momen publik, termasuk dikenakan oleh Hailey Bieber saat mempromosikan lini kecantikannya. Ia memadukannya dengan mini dress hijau neon yang kontras dengan warna sepatu hitam, mempertegas karakter futuristik dari desain tersebut. Sementara itu, penyanyi pemenang Grammy Tyla tampil dengan versi aquamarine saat menghadiri Met Gala 2026.

Ia mengenakannya bersama busana kustom Valentino rancangan Alessandro Michele berupa atasan transparan bertabur kristal dan rok turquoise berbelahan paha tinggi.

Namun, alih-alih sepenuhnya dipuji sebagai inovasi desain, sepatu ini justru memicu gelombang reaksi satir dari warganet. Visualnya yang tidak biasa membuat publik ramai membandingkannya dengan bentuk yang jauh dari dunia runway.

Salah satu komentar yang viral berbunyi, "Sepatu yang sempurna untuk berlari sambil berkata wee-wee-wee sampai pulang ke rumah," yang merujuk pada sajak anak-anak populer This Little Piggy. Kritik lain datang lebih langsung, "Ini benar-benar terlihat seperti kuku babi," tulis seorang netizen di kolom komentar video kreator yang mencoba sepatu tersebut.

Gelombang komentar itu terus membesar, bahkan berkembang menjadi perbandingan dengan karakter budaya populer seperti Miss Piggy hingga Peppa Pig.

Tidak sedikit pula pengguna internet yang mengunggah foto kaki babi sungguhan untuk menegaskan kemiripan yang mereka maksud. Salah satu komentar paling keras menyebut, "Ini adalah sepatu terburuk yang pernah saya lihat seumur hidup,"

Di tengah banjir komentar tersebut, humor publik juga ikut meledak. Ada yang menulis, "Rumahmu terbuat dari jerami, kayu, atau batu bata?" yang jelas merujuk pada dongeng The Three Little Pigs.

Sementara sebagian lainnya mempertanyakan proses kreatif di balik desain tersebut, seolah tidak percaya bahwa produk itu benar-benar lolos tahap produksi dan dipasarkan secara global.

Meski menuai kritik tajam, kontroversi ini justru memperkuat visibilitas sepatu tersebut di ruang digital. Fenomena ini menunjukkan bagaimana dalam industri mode kontemporer, batas antara kritik dan popularitas sering kali kabur, semakin aneh sebuah desain dipersepsikan, semakin besar pula atensi yang mengikutinya.

Dalam berbagai diskusi fashion, kehadiran sepatu ini juga ditempatkan dalam konteks tren “naked shoes” dan eksplorasi bentuk ekstrem dalam alas kaki modern. Namun bagi publik luas, Open Toe Révélé Suede Pumps tampaknya telah melampaui sekadar objek gaya, berubah menjadi simbol bagaimana fashion kini hidup di persimpangan antara runway, media sosial, dan budaya meme yang bergerak sangat cepat.(ist/dya)

Sepatu-sepatu Paling Aneh 2026

Chanel – “Heels Cap” / Naked Shoes

Rumah mode Chanel melalui direktur kreatif Matthieu Blazy menghadirkan pendekatan yang sangat minimalis dalam koleksi Cruise 2026/2027. Sepatu ini dikenal sebagai heels cap, yakni desain yang hanya menampilkan bagian tumit sebagai titik utama struktur alas kaki.

Alih-alih sepatu utuh, model ini seperti “memotong” bagian belakang sepatu sehingga hanya menyisakan elemen tumit yang diikat dengan tali tipis di pergelangan kaki. Efek visualnya menciptakan ilusi seolah pemakai tidak benar-benar memakai sepatu penuh. Karena tampilannya yang ekstrem minimalis, publik kemudian menjulukinya sebagai naked shoes, karena memberi kesan kaki hampir telanjang.
Konsep ini memperlihatkan bagaimana Chanel mendorong batas antara fungsi dan estetika, menjadikan sepatu bukan hanya pelindung kaki, tetapi juga pernyataan konsep tentang “pengurangan bentuk” dalam fashion modern.

Nike x SKIMS – NikeSkims Rift (Tabi Toe Sneakers)

Kolaborasi Nike dan SKIMS milik Kim Kardashian melahirkan NikeSkims Rift, sepatu lari dengan desain yang terinspirasi dari barefoot running. Salah satu elemen paling mencolok adalah ujung kaki terbelah atau tabi toe, yang membuat sepatu ini memiliki tampilan tidak lazim dibanding sneakers pada umumnya.

Desainnya juga dilengkapi satu strap di bagian tengah kaki serta midsole yang dibuat minimalis untuk mendukung gerakan alami kaki. Meski secara teknis dirancang untuk performa, respons publik tidak sepenuhnya positif. Banyak warganet menilai bentuknya terlalu aneh, bahkan ada yang menyamakannya dengan “kaki iblis” karena belahan di bagian depan yang sangat menonjol.

Kritik ini menunjukkan bagaimana inovasi fungsional dalam olahraga kadang berbenturan dengan persepsi estetika publik.

Valentino Garavani – Open Toe Révélé Suede Pumps

Karya dari Valentino Garavani ini menjadi salah satu yang paling viral karena desainnya yang terbuka dan transparan. Sepatu ini memiliki siluet open toe yang secara jelas memperlihatkan jari kaki pemakainya.
Bagian depan diperkuat dengan strap transparan berbahan polimer yang menciptakan ilusi visual seolah jari kaki “mengintip” dari dalam struktur sepatu. Dipadukan dengan detail VLogo khas Valentino, sepatu ini hadir dalam warna hitam, rust, hingga aquamarine, dengan hak setinggi 10,5 cm dan harga sekitar US$1.100 atau Rp 17,9 juta.

Sepatu ini sempat dikenakan oleh Hailey Bieber, yang membuatnya semakin viral di media sosial. Namun, desainnya juga memicu komentar satir dari publik, termasuk perbandingan dengan “kuku babi” karena bentuknya yang dianggap tidak biasa dan terlalu ekspos.

Marc Jacobs – Ultra-Ultra Pointed Heels

Desainer Marc Jacobs menghadirkan sepatu dengan konsep ekstrem melalui Ultra-Ultra Pointed Heels. Ciri paling menonjol dari desain ini adalah ujung sepatu yang sangat panjang dan meruncing tajam, jauh melampaui bentuk pointed heels pada umumnya.

Siluetnya menciptakan kesan dramatis, nyaris seperti objek seni ketimbang alas kaki fungsional. Sepatu ini menantang batas kenyamanan dan logika penggunaan sehari-hari, karena bentuknya yang ekstrem lebih mengedepankan ekspresi visual daripada fungsi praktis.
Publik merespons dengan kebingungan sekaligus rasa kagum terhadap keberanian desain yang sangat tidak konvensional ini.

Balenciaga – Sneaker Heels

Rumah mode Balenciaga kembali menimbulkan kontroversi lewat sneaker heels, yaitu perpaduan antara sneakers dan high heels dalam satu desain.

Sepatu ini memiliki dasar sneaker berwarna putih dengan efek lusuh (worn-out look), lengkap dengan jahitan yang terlihat jelas. Namun, bagian yang paling mencolok adalah struktur hak yang dibuat panjang dan tidak biasa, menciptakan siluet yang tidak lazim untuk sepatu olahraga.

Respons publik cenderung keras, dengan banyak warganet mengkritik desain tersebut sebagai sesuatu yang “aneh” bahkan “tragedi mode”. Meski begitu, Balenciaga tetap mempertahankan reputasinya sebagai brand yang konsisten mengeksplorasi bentuk-bentuk ekstrem dalam fashion modern.(*)

Share:
Lenterajogja.com.
Lenterajogja.com.