19 June 2026

Get In Touch

Pemkot Palangka Raya Targetkan Eliminasi Penyakit AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria di 2030

Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini (tengah) hadiri forum kemitraan pencegahan dan penanggulangan penyakit ATM
Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini (tengah) hadiri forum kemitraan pencegahan dan penanggulangan penyakit ATM

PALANGKA RAYA (Lentera) – Pemerintah Kota (Pemkot) Palangka Raya menggelar pertemuan penguatan forum kemitraan untuk Pencegahan dan Penanggulangan AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria Kota Palangka Raya Tahun 2026, yang berlangsung di Aula Rahan Pumpung Kapakat, Kantor Bapperida Kota Palangka Raya.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini yang mengatakan jika pertemuan tersebut memiliki peran strategis dalam mendukung program prioritas nasional, yaitu percepatan eliminasi tiga penyakit menular utama, yang hingga saat ini masih menjadi tantangan kesehatan global, ketiga penyakit tersebut adalah AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria (ATM).

“Pemkot bersama semua pihak terkait tengah bekerjasama untuk menyukseskan program prioritas nasional dalam percepatan eliminasi ATM, lewat langkah penguatan kemitraan dan kolaborasi lintas sektor,” papar Zaini, Kamis (18/6/2026).

Ia menekankan, Pemkot Palangka Raya berkomitmen penuh mengambil peran aktif dan berada di garis terdepan guna mendukung tercapainya target eliminasi ketiga penyakit tersebut.

Komitmen ini diwujudkan, melalui penguatan sistem kesehatan berbasis masyarakat yang menitikberatkan pada peningkatan akses layanan kesehatan, edukasi, serta pemberdayaan masyarakat hingga ke tingkat akar rumput.

Lebih lanjut Zaini menjelaskan, upaya eliminasi penyakit ATM tidak hanya menjadi tanggung jawab sektor kesehatan semata, melainkan semua pihak. Adapun berbagai faktor yang memengaruhi penyebaran penyakit menular diantaranya kondisi sosial, ekonomi, lingkungan, infrastruktur, hingga pola hidup masyarakat.

“Pencegahan dan pengendalian penyakit ATM membutuhkan sinergi dan kolaborasi lintas sektor agar optimal,” ucapnya.

Selain itu, Zaini menekankan, landasan hukum dan kebijakan nasional terkait percepatan eliminasi penyakit ATM telah tersedia dengan jelas. Karena itu, seluruh pemangku kepentingan di daerah diharapkan dapat memperkuat koordinasi dan menyelaraskan program kerja guna mendukung target nasional tersebut.

Dengan dilaksanakannya forum kemitraan ini, ia berharap akan lahir kesepakatan konkret, rencana aksi yang terukur, serta komitmen jangka panjang dari seluruh pihak yang terlibat, terkait upaya pencegahan dan penanggulangan penyakit ATM di wilayah setempat.

“Kita berharap melalui forum ini bisa melahirkan langkah-langkah nyata yang dapat diimplementasikan secara berkelanjutan, sehingga target eliminasi penyakit ATM pada 2030 di Kota Palangka Raya dapat tercapai,” tutupnya.

 

Reporter: Novita/Editor: Ais

Share:
Lenterajogja.com.
Lenterajogja.com.