13 June 2026

Get In Touch

Trump Batal Serang Iran Usai Kesepakatan Damai Diklaim Hampir Final

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. (REUTERS)
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. (REUTERS)

WASHINGTON (Lentera) - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump membatalkan rencana serangan militer terhadap Iran yang semula dijadwalkan berlangsung pada Kamis malam (11/6/2026) waktu setempat. Keputusan itu diambil setelah Trump menerima informasi yang mengklaim kesepakatan damai dengan Teheran hampir final.

Informasi tersebut dilaporkan media politik Amerika, Politico, pada Jumat (12/6/2026), dengan mengutip dua pejabat pemerintahan Trump serta seorang diplomat yang mengetahui secara langsung jalannya komunikasi tersebut.

Menurut laporan tersebut, keputusan Trump berubah setelah mendapat komunikasi langsung dari Emir Qatar Tamim bin Hamad Al Thani, Presiden Uni Emirat Arab Mohammed bin Zayed Al Nahyan, serta Kepala Staf Angkatan Darat Pakistan yang juga Marsekal Lapangan, Asim Munir.

Ketiga pemimpin itu disebut menyampaikan pesan tanpa basa-basi agar Washington tidak mengambil langkah militer yang berpotensi menggagalkan proses negosiasi yang tengah berlangsung dan memicu eskalasi baru di kawasan Timur Tengah.

Meski demikian, sejumlah isu krusial masih menjadi penghalang tercapainya kesepakatan final. Salah satu yang paling penting adalah pembukaan kembali Selat Hormuz serta pencabutan blokade yang diberlakukan Amerika Serikat terhadap Iran.

Selain itu, perundingan juga membahas akses Iran terhadap dana senilai lebih dari 16 miliar dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp286 triliun yang saat ini tersimpan di Qatar dan beberapa lokasi lainnya.

Trump menyatakan, berdasarkan informasi yang diterimanya, pimpinan Iran pada prinsipnya telah menyetujui penandatanganan perjanjian dengan Amerika Serikat. Ia bahkan menyebut kesepakatan tersebut berpotensi ditandatangani paling cepat pada akhir pekan ini di Eropa.

Sinyal positif juga datang dari Teheran. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghaei, mengonfirmasi draf nota kesepahaman antara Iran dan Amerika Serikat pada prinsipnya telah mencapai kata sepakat.

Editor: Santi

Share:
Lenterajogja.com.
Lenterajogja.com.