11 June 2026

Get In Touch

Parkir Digital Surabaya Kian Meluas, 926 Jukir Kini Layani Transaksi Non Tunai

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya, Trio Wahyu Bowo
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya, Trio Wahyu Bowo

SURABAYA (Lentera)– Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus memperluas penerapan sistem parkir digital sebagai bagian dari transformasi layanan publik berbasis teknologi.

Hingga awal Juni 2026, jumlah petugas parkir yang telah menggunakan sistem pembayaran non tunai mencapai 926 orang dan kini layanan tersebut telah menjangkau sejumlah kawasan strategis baru, termasuk Jalan Stasiun Kota serta kawasan Perak.

Perluasan layanan ini menjadi salah satu upaya Pemkot Surabaya untuk menciptakan sistem perparkiran yang lebih modern, transparan, dan akuntabel. Sebelumnya, jumlah petugas parkir digital tercatat sebanyak 819 orang. Dengan penambahan lebih dari 100 petugas, cakupan layanan parkir digital kini semakin luas di berbagai wilayah Kota Pahlawan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya, Trio Wahyu Bowo, mengatakan digitalisasi parkir merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat sekaligus memperkuat tata kelola perparkiran.

Menurutnya, sistem pembayaran non tunai memberikan kemudahan dalam bertransaksi sekaligus meminimalkan potensi penyimpangan karena seluruh transaksi tercatat secara digital.

“Semakin luas penerapan parkir digital, semakin besar pula manfaat yang dirasakan masyarakat. Selain mempermudah transaksi, sistem ini juga mendukung transparansi dan akuntabilitas pengelolaan parkir di lapangan,” kata Trio dikutip Rabu (10/6/2026).

Selain menambah jumlah petugas, Dishub Surabaya juga memperkuat pengawasan terhadap pelaksanaan parkir digital. Salah satu langkah yang dilakukan adalah pemasangan foto juru parkir resmi pada rambu parkir digital tepi jalan umum (TJU) yang telah terpasang di sejumlah lokasi.

Program tersebut diawali dengan pendataan dan pemotretan langsung terhadap petugas parkir sebelum hasil foto dicetak dan ditempel pada rambu kawasan parkir digital. Untuk mempercepat pelaksanaannya, Dishub menerjunkan tim yang disebar di lima wilayah Surabaya, yakni Surabaya Timur, Utara, Pusat, Selatan, dan Barat.

Menurut Trio, keberadaan foto petugas parkir pada rambu digital akan memudahkan masyarakat mengenali petugas resmi yang bertugas di lapangan. Selain itu, langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam melakukan pengawasan terhadap layanan parkir digital.

“Melalui pemasangan foto ini, masyarakat bisa lebih mudah mengenali petugas parkir yang bertugas. Ini menjadi salah satu bentuk keterbukaan layanan sekaligus upaya meningkatkan kepercayaan publik terhadap sistem parkir digital yang sedang kami kembangkan,” ujarnya.

Seiring bertambahnya jumlah petugas parkir digital, Dishub juga memperluas cakupan layanan ke sejumlah ruas jalan baru. Sebelumnya, parkir digital telah diterapkan di kawasan Bratang Binangun, Bratang Gede, Ngagel Tengah, Nginden, Nginden Semolo, Prapen, Tenggilis Barat, Klampis, Jagir Wonokromo, Manyar Kertoarjo, Manyar Tegal, Rungkut, Bukit Darmo Boulevard, Kupang Gunung, Darmokali, hingga Karang Menjangan.

Kini, layanan tersebut juga hadir di Jalan Stasiun Kota, Perak Timur, Perak Barat, dan Tambak Bening yang merupakan kawasan dengan mobilitas masyarakat cukup tinggi.

Dengan perluasan tersebut, semakin banyak pengguna jasa parkir yang dapat memanfaatkan metode pembayaran digital melalui QRIS, uang elektronik, maupun voucher parkir resmi yang disediakan.

Dishub Surabaya mengakui masih menghadapi tantangan dalam mengubah kebiasaan masyarakat yang selama ini terbiasa melakukan transaksi tunai. Oleh sebab itu, edukasi kepada pengguna jasa parkir maupun petugas terus dilakukan secara berkelanjutan.

Dishub juga mengimbau masyarakat untuk selalu meminta bukti pembayaran setiap menggunakan layanan parkir digital guna memastikan transaksi tercatat secara resmi dalam sistem.

“Kami mendorong petugas untuk aktif memberikan informasi kepada pengguna jasa parkir mengenai mekanisme pembayaran digital. Semakin sering masyarakat menggunakan transaksi non tunai, semakin cepat proses adaptasi terhadap sistem ini," tutup Trio.

Reporter: Amanah|Editor: Arifin BH

Share:
Lenterajogja.com.
Lenterajogja.com.