SURABAYA ( LENTERA ) - Penuaan kulit merupakan proses biologis yang tidak dapat dihindari. Seiring bertambahnya usia, produksi kolagen dan elastin dalam kulit akan menurun, sehingga kulit menjadi lebih kendur, kering, dan muncul garis halus.
Sejumlah media kesehatan arus utama seperti Healthline dan WebMD menjelaskan bahwa faktor utama penuaan kulit tidak hanya usia, tetapi juga paparan sinar UV, polusi, stres oksidatif, serta gaya hidup tidak sehat. Oleh karena itu, penggunaan bahan alami dengan kandungan antioksidan tinggi seperti ginseng mulai banyak dilirik dalam dunia skincare modern.
Ginseng, khususnya Panax ginseng, telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional Asia dan kini juga banyak diteliti dalam dermatologi modern karena kandungan bioaktifnya seperti ginsenosides, polysaccharides, dan antioksidan.
Meningkatkan elastisitas kulit
Salah satu tanda utama penuaan adalah menurunnya elastisitas kulit akibat berkurangnya produksi kolagen. Ginseng diketahui membantu memperbaiki kondisi ini melalui peningkatan sirkulasi darah dan suplai oksigen ke jaringan kulit.
Ginseng juga mengandung vitamin D dan B12 yang berperan dalam mendukung regenerasi sel. Dalam studi “Effects of red ginseng on the elastic properties of human skin”, disebutkan bahwa peningkatan kolagen berkontribusi pada meningkatnya elastisitas kulit.
Menurut ulasan dermatologi yang dikutip berbagai sumber seperti Harvard Health Publishing, stimulasi kolagen merupakan salah satu kunci utama dalam memperlambat tanda penuaan kulit.
Memperlambat munculnya keriput
Keriput muncul akibat penurunan elastin dan kerusakan kolagen yang dipicu oleh proses penuaan alami serta paparan radikal bebas.
Ginseng bekerja dengan meningkatkan mikro-sirkulasi kulit sehingga suplai nutrisi ke sel kulit menjadi lebih optimal. Hal ini membantu memperlambat terbentuknya garis halus.
Penelitian “Anti-wrinkle effect of fermented black ginseng on human fibroblasts” menunjukkan bahwa ginseng hitam memiliki efek anti-keriput melalui pengaruhnya terhadap sel fibroblas yang berperan dalam produksi struktur kulit.
Sejalan dengan itu, berbagai ulasan skincare modern juga menyebutkan bahwa bahan herbal adaptogen seperti ginseng dapat membantu kulit lebih tahan terhadap stres lingkungan.
Menjaga kelembapan kulit
Kulit kering menjadi salah satu masalah utama pada usia 30–40-an karena penurunan kemampuan kulit dalam mempertahankan air.
Ginseng mengandung polysaccharides yang berfungsi sebagai humektan alami, yaitu membantu mempertahankan kelembapan kulit lebih lama.
Studi “Antiaging effects of the mixture of Panax ginseng and Crataegus pinnatifida in human dermal fibroblasts and healthy human skin” menunjukkan bahwa penggunaan ginseng dapat meningkatkan hidrasi kulit secara signifikan.
Menurut berbagai sumber dermatologi seperti DermNet NZ, hidrasi yang baik merupakan fondasi utama kulit sehat dan merupakan langkah penting dalam anti-aging skincare.
Menetralkan radikal bebas
Radikal bebas berasal dari polusi, sinar UV, dan stres yang dapat mempercepat penuaan kulit melalui proses oxidative stress.
Ginseng kaya akan antioksidan yang membantu menetralisir efek tersebut dan melindungi sel kulit dari kerusakan.
Dalam jurnal “Optimization of Antioxidant Activity of Compounds Generated during Ginseng Extract Fermentation Supplemented with Lactobacillus”, dijelaskan bahwa antioksidan ginseng dapat meningkatkan ketahanan sel kulit terhadap stres oksidatif.
Sejalan dengan itu, American Academy of Dermatology (AAD) menekankan bahwa penggunaan antioksidan dalam skincare membantu memperlambat tanda-tanda penuaan dini dan menjaga kesehatan kulit jangka panjang.
Membantu memudarkan hiperpigmentasi
Hiperpigmentasi seperti dark spots dan warna kulit tidak merata sering muncul seiring bertambahnya usia akibat paparan sinar matahari dan perubahan hormonal.
Ginseng dapat membantu menghambat produksi melanin sehingga warna kulit menjadi lebih merata.
Studi “Effects of anti-wrinkle and skin-whitening fermented black ginseng on human subjects and underlying mechanism of action” menunjukkan bahwa 23 partisipan mengalami peningkatan kecerahan kulit setelah penggunaan krim berbahan ginseng dua kali sehari selama delapan minggu.
Menurut ulasan dari berbagai sumber dermatologi global, bahan dengan efek brightening biasanya bekerja dengan menekan aktivitas tirosinase, enzim utama dalam produksi melanin.
Begini Cara Kerjanya pada Kulit
Secara ilmiah, manfaat ginseng berasal dari kandungan aktifnya yang disebut ginsenosides. Senyawa ini diketahui memiliki efek anti-inflamasi, antioksidan, dan mampu merangsang regenerasi sel kulit.
Selain itu, polysaccharides dalam ginseng membantu memperkuat skin barrier, sehingga kulit lebih tahan terhadap iritasi dan kehilangan kelembapan.
Dalam dunia skincare modern, ginseng sering dikategorikan sebagai adaptogen, yaitu bahan yang membantu kulit beradaptasi terhadap stres lingkungan seperti polusi dan UV.
Ginseng kini banyak ditemukan dalam berbagai bentuk produk perawatan kulit, seperti serum anti-aging, essence, cream pelembap hingga masker wajah.
Penggunaan paling efektif biasanya pada tahap serum atau essence karena kandungan aktifnya lebih terkonsentrasi dan mudah diserap kulit.
Meski ginseng memiliki banyak manfaat, hasilnya tetap bergantung pada kondisi kulit masing-masing individu. Faktor seperti pola makan, gaya hidup, dan konsistensi penggunaan skincare juga sangat berpengaruh.
Dermatolog dari berbagai sumber internasional juga menekankan bahwa tidak ada satu bahan tunggal yang dapat sepenuhnya menghentikan penuaan, tetapi dapat membantu memperlambat dan memperbaiki tampilan kulit.(ist/dya)





.jpg)
