JAYAPURA (Lentera) - Kericuhan massa pecah di Stadion Lukas Enembe, Kabupaten Jayapura, Papua, usai laga playoff antara Persipura Jayapura melawan Adhyaksa FC, Jumat (8/5/2026) malam. Amuk massa yang kecewa atas hasil pertandingan menyebabkan 27 mobil dan motor dibakar dan sejumlah fasilitas stadion rusak parah.
Berdasarkan laporan Kompas di lokasi pada Sabtu (9/5/2026) pagi, sedikitnya 20 unit mobil dan 7 sepeda motor hangus terbakar di area sekitar stadion.
Rangka-rangka kendaraan yang gosong tampak masih berserakan di lokasi kejadian. Belum terlihat garis polisi di sekitar kendaraan yang terbakar tersebut.
Tidak hanya kendaraan, massa juga merusak berbagai fasilitas di kawasan stadion. Pagar pembatas roboh, pos jaga mengalami kerusakan, dan sejumlah bagian stadion tampak porak-poranda.
Di sekitar lokasi, juga ditemukan beberapa selongsong peluru yang diduga berasal dari tembakan aparat saat berupaya membubarkan massa pada Jumat malam.
Polisi Masih Data Kerugian
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Cahyo Sukarnito, membenarkan adanya aksi perusakan dan pembakaran yang terjadi setelah pertandingan.
Menurut Cahyo, hingga Sabtu pagi aparat masih melakukan pendataan terkait total kerugian material, termasuk kemungkinan adanya korban luka.
"Aparat kepolisian masih melakukan pendataan terkait kerugian material maupun kemungkinan adanya korban luka. Fasilitas umum, kios milik masyarakat, serta kendaraan roda dua dan roda empat dilaporkan mengalami kerusakan dan pembakaran," ujar Cahyo, Sabtu (9/5/2026).
Selain fasilitas stadion, sejumlah kios milik warga di sekitar lokasi juga dilaporkan terdampak dalam kerusuhan tersebut.
Polda Papua memastikan akan menyelidiki pihak-pihak yang diduga menjadi provokator dalam insiden tersebut.
Cahyo menyebut situasi keramaian usai pertandingan dimanfaatkan oleh oknum tertentu untuk memancing emosi massa hingga berujung aksi anarkistis.
"Kondisi keramaian di lokasi pertandingan dimanfaatkan oleh oknum tertentu untuk melakukan provokasi sehingga memicu tindakan perusakan dan pembakaran. Ini akan kami usut tuntas agar diproses secara hukum," tegasnya.
Polda Papua menegaskan seluruh pihak yang terlibat dalam aksi perusakan dan pembakaran akan ditindak sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Hingga Sabtu pagi, kondisi di sekitar Stadion Lukas Enembe dilaporkan berangsur kondusif. Meski demikian, sisa-sisa kerusuhan masih terlihat jelas di berbagai sudut stadion, meninggalkan jejak kerusakan yang cukup besar.
Editor: Santi





.jpg)
