JAKARTA (Lentera) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meminta masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan lebat hingga sangat lebat di sejumlah wilayah Indonesia. Kondisi ini dipicu oleh kemunculan Siklon Tropis Algupit di Samudra Pasifik yang memengaruhi dinamika atmosfer di kawasan timur Indonesia.
"Siklon Tropis Algupit terdeteksi di sebelah timur Filipina, memiliki kecepatan angin maksimum 40 knot dengan tekanan udara minimum 998 hektopascal dan bergerak ke arah barat-barat laut," ujar Prakirawan BMKG, Massayu, dalam siaran cuaca yang dipantau dari Labuan Bajo, melansir Antara, Sabtu (9/5/2026).
Meski diperkirakan melemah dalam 48 jam ke depan, sistem ini masih berpengaruh terhadap pembentukan awan hujan di wilayah Indonesia. Siklon tersebut memicu aliran udara lapisan rendah (low level jet) di Samudra Pasifik timur Filipina dan membentuk daerah konvergensi dari perairan utara Papua Barat Daya hingga Papua.
BMKG juga mencatat adanya sirkulasi siklonik di Laut Natuna Utara, Sarawak, dan Selat Kalimantan bagian selatan. Kondisi tersebut membentuk daerah konvergensi yang membentang dari pesisir utara Kalimantan Barat hingga Sulawesi Barat dan Kalimantan Timur.
Kombinasi berbagai dinamika atmosfer itu dinilai meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan secara signifikan di sejumlah daerah.
BMKG secara khusus mengingatkan potensi hujan lebat hingga sangat lebat di Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Maluku.
Selain itu, hujan disertai petir diprakirakan terjadi di Pangkal Pinang dan Banjarmasin.
Sementara hujan dengan intensitas sedang berpotensi mengguyur Tanjung Pinang, Padang, dan Mamuju.
Untuk wilayah Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Bandar Lampung, BMKG memprakirakan cuaca berawan tebal.
Adapun kondisi cerah berawan hingga berawan tebal diprediksi terjadi di Denpasar, Mataram, Kupang, Ternate, dan Jayapura.
BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca terbaru melalui kanal resmi BMKG guna mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, dan angin kencang.
Editor: Santi





.jpg)
