SURABAYA (Lentera) -Proses pengisian kursi Ketua DPRD Kota Surabaya dan penataan alat kelengkapan dewan (AKD) memasuki tahap final menjelang rapat paripurna penetapan pimpinan.
Fraksi PDI Perjuangan memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai mekanisme yang berlaku, termasuk penempatan anggota dan penyusunan struktur di internal dewan.
Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Surabaya, Budi Leksono, mengungkapkan penugasan Anas Karno telah disiapkan melalui skema internal. Anas akan ditempatkan sebagai anggota fraksi, kemudian bertugas di Komisi A serta Badan Anggaran (Banggar).
“Pak Anas masuk di jajaran anggota fraksi, kemudian di Badan Anggaran dan di Komisi A. Untuk posisi pimpinan di komisi, mekanismenya dipilih melalui rapat internal komisi,” ucap anggota dewan yang akrab disapa Buleks ini, Selasa (5/5/2026).
Ia menambahkan, Anas Karno akan mengisi posisi di Banggar menggantikan Syaifuddin Zuhri. Sementara terkait kekosongan kursi Ketua DPRD Surabaya pasca wafatnya Adi Sutarwijono, Buleks memastikan seluruh proses administrasi telah rampung.
Penetapan Syaifuddin Zuhri sebagai Ketua DPRD dijadwalkan berlangsung dalam rapat paripurna pada Rabu, 6 Mei 2026. “Surat-surat sudah masuk. Secara otomatis nanti ketua Banggar dan Pamus akan dikendalikan oleh ketua DPRD yang baru setelah pelantikan,” jelasnya.
Menurutnya, penataan AKD pada prinsipnya tinggal menjalankan mekanisme formal, termasuk kemungkinan perubahan komposisi pimpinan komisi yang tetap harus diputuskan melalui forum internal masing-masing komisi.
Agenda rapat paripurna nantinya akan mencakup dua hal utama, yakni penetapan pimpinan DPRD serta penataan AKD, termasuk penempatan Anas Karno di komisi.
Buleks berharap, dengan segera terisinya kursi Ketua DPRD, kinerja kelembagaan dapat kembali berjalan optimal. Ia mengakui, kekosongan pimpinan sebelumnya sempat memengaruhi aspek administratif dan koordinasi di internal dewan.
“Kalau ada kekosongan, pasti ada kendala administratif, seperti proses tanda tangan atau distribusi laporan. Harapannya setelah ini, semua bisa lebih tertata dan sinergi antarunsur dewan semakin baik,” pungkasnya.
Reporter: Amanah|Editor: Arifin BH




.jpg)
